quote linkedin dugout

Berita Klub

Video 1 Galeri

Bedah taktik: Maaf Anda salah Jamie!

Bedah taktik: Maaf Anda salah Jamie!

Manchester City mengawali musim baru dengan kemenangan 2-0 di laga tandang melawan pendatang baru Brighton. Ada banyak catatan positif yang bisa kita garis bawahi di laga ini, dan mimin @HanifThamrin punya beberapa diantaranya…

 

Pikir lagi Redknapp!

 

‘Pemain bertahan Manchester City terlalu lemah untuk menjuarai liga’ itulah pernyataan menggelitik yang saya baca di harian Mail Online pada hari Sabtu 12 Agustus. Penulisnya tak lain dan tidak bukan seorang Jamie Redknapp, mantan gelandang Liverpool yang kini bekerja sebagai pandit di Sky.

Alasannya sederhana, Redknapp tidak yakin dengan performa Stones dan Otamendi, sementara Kompany dirundung cedera berkepanjangan selama dua musim terakhir. Redknapp bersikeras bahwa City butuh seorang bek tengah lagi – dalam hal ini ia menyarankan nama Virgil Van Dijk yang dalam pandangannya merupakan bek terbaik di Premier League saat ini.

Dengan segala hormat, Redknapp salah.

Betul bahwa tim yang menjuarai Premier League selalu memiliki pertahanan tangguh, tetapi pertahanan tangguh tidak hanya diciptakan dari individu seperti sosok Van Dijk – tetapi juga sistem / pertahanan kolektif.

Pep menjawabnya dengan elegan – ia memainkan skema tiga bek dan menurunkan Kompany – Stones – Otamendi bersamaan. Chelsea melakukannya musim lalu, dalam tiga bek sejajar tim London itu, tidak ada bek tengah yang lebih menonjol dari yang lain – tetapi kerjasama kolektif mereka membuat mereka menempa pertahanan terbaik musim lalu.

Dalam kondisi prima, Kompany tetap merupakan seorang bek tengah terbaik di Premier League, John Stones akan semakin berkembang bermain disampingnya dan sistem tiga bek ini akan membuatnya tumbuh tanpa tekanan.

Skema 3-5-2 juga membuat Pep mampu memaksimalkan dua bek sayapnya secara penuh. Walker dan Danilo tampil ciamik naik-turun saat menghadapi the Seagulls, ini akan dilengkapi sosok Mendy saat ia sembuh dari cedera. Lagipula, Mendy memegang rekor umpan silang terbanyak di Ligue 1 untuk kategori full-back selama dua musim terakhir – rataan akurasi umpan silangnya juga paling tinggi di Liga Prancis.

 

Duet Kun – Jesus

 

Banyak pandit yang meramal pada musim ini Aguero akan tergeser sebagai cadangan Jesus. Guardiola menjawab tekanan tersebut dengan menduetkan keduanya ketika melawan the Seagulls.

Aguero adalah seorang legenda, dalam mata saya tidak ada striker yang lebih mematikan daripada Kun di Liga Inggris. Skema 3-5-2 membuat Aguero dan Jesus dapat diturunkan bersamaan, lebih dari itu: keduanya kompatibel dan saling melengkapi.

Terbukti Aguero mencetak satu gol di laga ini, dan gol kedua City tercipta karena Jesus memberikan tekanan kepada Dunk hingga ia mencetak gol bunuh diri.

Akan ada waktu dimana Pep kembali ke skema 4-3-3 atau 4-3-2-1 dan menurunkan salah satu diantara Kun dan Jesus, tetapi itu bukan karena satu pemain lebih penting ketimbang yang lain – melainkan karena tim harus bekerja sebagai unit dan saling mengisi di musim yang begitu panjang, dimana the Blues akan mengarungi empat kompetisi sekaligus. Karena dengan kepergian Iheanacho, praktis striker murni tinggal menyisakan Aguero dan Jesus.

 

Gelandang mewah

 

Kedatangan Bernardo Silva membuat pertanyaan besar mengemuka di kalangan media, dengan begitu banyak pemain berposisi sama, siapakah yang akan mengisi posisi no.10 di City?

Memang The Blues sudah memiliki David Silva, dan Kevin De Bruyne – tetapi ternyata Pep punya rencana sendiri.

Di musim terakhirnya bersama Barcelona, Guardiola mulai berganti formasi menjadi tiga bek, tapi ada satu yang tidak berubah: susunan gelandangnya.

Musim ini, David Silva – De Bruyne – Bernardo Silva dipastikan akan sering bermain bersama tanpa memindahkan salah satu dari ketiga nama tersebut ke posisi sayap. Kenapa? Karena formasi 3-5-2 mengizinkan dua dari tiga nama itu untuk tampil bersama di tengah.

Saat melawan Brighton, De Bruyne dan El Mago memainkan peran Xavi-Iniesta di Barca dulu, keduanya diapit oleh Fernandinho sebagai gelandang bertahan. Itu mengizinkan Pep untuk memaksimalkan potensi keduanya dalam mengkreasi peluang, bahkan memasuki menit ke-80 Guardiola memainkan El Mago – De Bruyne dan Bernardo Silva disaat bersamaan. Satu hal yang pasti, dengan skema 3-5-2 dan kehadiran tiga playmaker kelas wahid ini di tim, peluang kita untuk kembali mengangkat trofi Premier League semakin nyata.

Berita Klub

Nobar City minggu ini: Brighton!

Berita Klub

Gabung Cityzens secara gratis

Cityzens adalah keluarga fans City. Dengan menjadi seorang Cityzen, Anda adalah bagian dari klub dan loyalitas Anda akan kami hargai.

Cityzens adalah cara baru untuk menikmati pengalaman bersama City dan sekarang tersedia gratis untuk bisa dinikmati fans dari seluruh dunia.

Gambar Spesial

Citizens, kafe Bluemoon hadir di Jakarta!