quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Klub

Video 1 Galeri

City DNA #11: Surat Kabar The Football Pink

Mereka seperti layaknya sebuah institusi Sabtu malam, seperti menonton Match of the Day dan selama beberapa dekade menjadi bagian penting cerita City (dan United).

Untuk beberapa generasi The Blues, Football Pink Manchester Evening News adalah bacaan penting, yang dengan setia mencatat ragam berita dua klub sepakbola Manchester.

 

Melihat banyak pendukung yang gelisah dengan sabar mengantri di luar agen koran dari sekitar jam 5.40 sore pada hari Sabtu adalah hal yang lumrah di seluruh Manchester dan sekitarnya karena para penggemar dengan penuh semangat menunggu kedatangan van koran yang membawa berita hari itu.

 

Teknologi pra-internet, pra-digital yang terlibat dalam produksi Pink mungkin menjadi misterius dan pra-historis menurut standar saat ini.

 

Namun, upaya memproses, memproduksi, mencetak, dan mendistribusikan Pink, semuanya dalam waktu satu jam sejak peluit akhir, di awal dan akhir pekan adalah merupakan tugas yang sangat besar.

 

BACA: City DNA # 7 | Transfer yang dibayar dengan mesin fotokopi!

 

Reporter, sering bekerja dari kotak pers yang paling biasa, mengandalkan jalur telepon lalu menuangkan kata-kata mereka yang penuh semangat yang disampaikan kepada pasukan kecil juru ketik yang akan menuangkan ke dalam tulisan dengan cermat, yang pada akhirnya, memberi berita terbaru kepada tim sub-editor Pink yang berdedikasi.

 

Dari sana, laporan akhir akan dikirim ke mesin cetak MEN sebelum koran selesai dikirimkan oleh pasukan kecil pengiriman van ke penjaja korang yang menunggu di seluruh kota dan pinggiran kota yang terpencil.

 

Mungkin kelihatannya tidak masuk akal dalam era informasi dinding-ke-dinding dan berita 24 jam ini sebelum munculnya liputan radio olahraga. Pink sering menjadi satu-satunya cara mayoritas penggemar mengetahui bagaimana berita tentang City (dan United).

 

Tidak mengherankan, dalam masa kejayaan pasca perang publikasi, sirkulasi meningkat.

Terbitan Manchester Evening Chronicle Football Pink pasca perang

Football Pink pertama kali muncul 1904, ketika diterbitkan sebagai bagian dari Manchester Evening Chronicle, yang ironisnya dimiliki oleh ketua Manchester City saat itu, Sir Edward Hulton, 1st Baronet.

 

Setelah Manchester Evening News bergabung dengan Evening Chronicle pada 1960-an, Sporting Pink yang lebih populer kemudian diadopsi sebagai Football Pink dan kemudian secara perlahan menasbihkan diri sebagai bagian penting dari cerita sepak bola Manchester.

 

Selama bertahun-tahun, penggemar City tumbuh bergantung pada setiap kata, titik dan koma dari suksesi reporter legendaris.

 

Dan laporan resmi setelah peluit akhir sepeti dari Peter Gardner dan Paul Hince bisa membuat bahagia - atau menghancurkan - sisa akhir pekan para pendukung!

 

Dari meraih gelar juara hingga keputusasaan saat degradasi, dari kemenangan Wembley hingga kekalahan di Piala FA, Pink hadir secara konstan dan dapat diandalkan karena memetakan pasang surut kejayaan City.

KENANGAN: Koran Football Pink dari tahun 1993

Ironisnya, keberhasilan perubahan menjadi Liga Primer - dan ledakan cepat yang menyertainya dalam teknologi digital sekitar pertengahan 1990-an - yang memulai lonceng kematian untuk Pink dan publikasi olahraga lainnya.

 

Karena meningkatnya popularitas sepak bola dan tuntutan penjadwalan TV, semakin banyak pertandingan dilakukan diluar waktu kick-off tradisional mereka di Sabtu pukul 3 sore.

 

Bersamaan dengan itu, perkembangan pesat teknologi digital juga secara bertahap mengikis daya tarik Pink.

 

BACA: City DNA #8 | Georgi Kinkladze

 

TONTON: City DNA #3 | Ruang Binatu City

 

Fans sekarang memiliki banyak pilihan di mana mereka dapat mengikuti, menemukan dan mengetahaui hasil dan kemajuan City.

 

Konsekuensi yang dapat diprediksi adalah penurunan yang stabil dalam popularitas dan sirkulasi Pink.

 

Pada musim panas 2000, Evening News mengumumkan bahwa Pink akan diganti namanya menjadi The Sunday Pink dan sebagai gantinya diterbitkan pada hari Minggu pagi dan bukan pada hari Sabtu.

 

Pada 2007, Sunday Pink itu sendiri sudah tidak ada lagi dan seiring kehancurannya, lembaga Manchester lainnya kini menjadi legenda.