quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Klub

Video 1 Galeri

KOMPANY: LAGA TESTIMONIAL PERPISAHAN YANG SEMPURNA

Vincent Kompany mengatakan laga testimonialnya hari Kamis depan akan memberinya kesempatan sempurna untuk mengucapkan selamat tinggal yang tulus kepada para penggemar City.

Mantan kapten dan andalan kami, yang meninggalkan Klub pada musim panas lalu setelah 11 tahun yang gemerlap untuk memulai langkah baru menjadi pemain-manajer di Anderlecht, akan kembali ke Etihad untuk sebuah pertandingan khusus, sekaligus dalam rangka membantu Tackle4McR, yang akan mempertemukan tim City Legends melawan tim Premier League All-Stars.

 

Dipastikan ini akan menjadi acara istimewa dengan sejumlah mantan legenda City yang kembali ke rumah lama mereka.

 

Dan bagi Kompany itu juga akan mewakili panggung yang sempurna untuk mengucapkan salam perpisahan kepada Klub dan penggemar City yang ia layani dengan sepenuh hati.

 

BACA: Thierry Henry Ikut Dalam Laga Testimonial Kompany

 

"Saya menjalani periode yang istimewa di City dan ini merupakan peluang besar untuk mengucapkan selamat tinggal (kepada para penggemar)," kata Kompany.

 

“Kami memiliki masa yang istimewa. Mereka luar biasa bagi saya dan saya selalu memberikan segalanya untuk mereka, dan permainan ini salah satu hal kecil yang dipsersembahkan bagi mereka.

 

“Saya ingin menggunakan setiap kesempatan pada hari itu untuk berterima kasih kepada mereka meskipun testimonial ini bukan hanya tentang diri saya.

 

"Ini juga untuk kegiatan amal yang mana sangatlah penting."

 

Selain menantikan kesempatan itu, mantan kapten City itu juga merefleksikan kembali perubahan besar yang ia saksikan selama 11 tahunnya yang luar biasa bersama Klub.

 

Bek Belgia itu mengatakan dia merasa istimewa untuk menjadi bagian dari transformasi besar selama periode waktu yang membuatnya memenangkan 12 trofi bersama Klub.

 

COMETH THE HOUR: Cometh the captain!

Features

Video

TrueView: Kompany's Leicester wonder strike

View original post

 

Dan dia juga mengungkapkan momen paling istimewanya selama berada di Manchester.

 

“Ada begitu banyak transisi selama saya di sana,” Kompany merefleksikan.

 

“Inti dan identitas klub tidak berubah tetapi ambisi dan dorongan untuk menang sepenuhnya berbalik dalam semalam segera setelah kepemilikan klub berubah (pada 2008).

 

“Saya ada di sana sebelum itu dan hanya menjadi bagian dari orang-orang yang membangun budaya dan mengubah mentalitas adalah perjalanan yang luar biasa.

 

“Adapun ingatan favorit saya adalah momen Aguero (gol kemenangan dan kepastian gelar oleh Kun saat melawan Queen's Park Rangers pada 2012),” tambah Kompany.

 

BACA: Mantan Bintang United Ikut Ambil Bagian Di Laga Testimonial Kompany

 

“Saya memiliki sedikit keterlibatan dalam gol tersebut selain keluar dari posisi sendiri secepat yang saya bisa, namun itu masih tetap menjadi momen yang paling berkesan dalam karir saya.

 

"Jika dia tidak mencetak gol itu, saya yakin City hari ini akan sedikit berbeda.

 

“Gol saya melawan Leicester (gol. tendangan jarak jauh dramatis Kompany Mei lalu) menyimpulkan waktu saya di City. Saya menandatangani karir saya di City dengan cara yang tidak saya bayangkan, dan itu menentukan bagi saya karena inilah cara terbaik untuk keluar.

 

"Tapi momen Aguero ada di atas segalanya bagi saya."

 

Hasil penjualan tiket dari permainan Kamis depan akan digunakan untuk membantu mengumpulkan dana untuk inisiatif amal Tackle4Mcr yang bertujuan untuk mencoba dan mengurangi masalah tunawisma di kota.

 

SPOILT FOR CHOICE: Kompany selected his all-time City starting eleven.

Features

Video

Vincent Kompany's all-time City XI

View original post

 

Dan Kompany mengatakan itu asebuah kebanggaan besar baginya dan keluarganya bahwa hasil dari pertandingan akan dimanfaatkan untuk membantu tujuan yang berharga.

 

"Kami mendukung Walikota Manchester, Andy Burnham, dan bersama-sama telah menciptakan sarana ini yang bernama Tackle4Mcr," tambah Kompany.

 

“Alasan utama adalah untuk mencoba dan memberi dampak pada tunawisma di Manchester.

 

“Saya mendapat hak istimewa untuk berkembang dan tumbuh di Manchester dan kota ini telah mengambil langkah maju. Ini adalah kota yang sangat berbeda dengan 11 tahun yang lalu ketika saya datang.

 

“Tapi sepertinya ada banyak orang yang tertinggal juga dan rasanya seperti suatu tanggung jawab kami untuk berusaha dan memberi pengaruh positif.

 

“Itu sebenarnya adalah ide antara saya dan istri saya dan kesempatan yang kami miliki melalui sepakbola.”