quote linkedin dugout

Yaya Toure

42
Yaya Toure
Lahir
13 May 1983, Sekoura Bouake, Pantai Gading
Bergabung dengan City
02 July 2010
Yaya Toure

Penghargaan:

  1. Greek Super League
    Greek Super League
    2005/06
  2. Greek Cup
    Greek Cup
    2006
  3. FIFA Club World Cup
    FIFA Club World Cup
    2009
  4. Spanish La Liga
    Spanish La Liga
    2008/09
  5. Spanish La Liga
    Spanish La Liga
    2009/10
  6. UEFA Champions League
    UEFA Champions League
    2008/09
  7. Fa Cup
    Fa Cup
    2011
  8. Premier League
    Premier League
    2011/12
  9. Capital One Cup
    Capital One Cup
    2014
  10. Premier League
    Premier League
    2013/14
  11. Capital One Cup
    Capital One Cup
    2016

Keputusan Yaya Toure untuk bergabung dengan saudaranya, Kolo, membuat mereka menjadi kakak beradik pertama sejak Shaun dan Bradley Wright-Philips yang bermain untuk Manchester City.

Dengan tinggi hampir 190 cm, pemain asal Pantai Gading ini sangat populer di kalangan pendukung Barcelona dan menjadi incaran berbagai klub papan atas Liga Premier dan Eropa.

Yaya, satu dari tiga bersaudara yang semuanya pemain sepak bola, memulai karier ketika masih remaja untuk klub Pantai Gading, ASEC Mimosas pada tahun 1996 sebelum pindah ke Beveren di usia 18 tahun pada 2001. Ia bermain selama dua musim penuh untuk klub Belgia ini sebelum bergabung dengan Metalurg Donetsk, Ukraina pada tahun 2003.

Dari Ukraina ia pergi ke Olympiakos dan Monaco yang membuat reputasinya semakin cemerlang. Yaya menjadi pemain Pantai Gading pertama yang dikontrak oleh Barcelona dengan nilai transfer sekitar £9 juta untuk tenaganya di tahun 2007.

Di tahun 2009 ia memenangi Liga Champions bersama klub Catalan itu dengan bermain sebagai pemain belakang dan memenangi gelar La Liga kedua secara berturut-turut sebelum terbang Ke Afrika Selatan untuk mengikuti Piala Dunia keduanya -- pengalaman pertama di Piala Dunia adalah ketika tahun 2006, menjadi anggota skuat Pantai Gading di Jerman.

Meninggalkan Nou Camp bukanlah sebuah keputusan mudah, walaupun itu bergabung dengan klub besar seperti City. Tetapi ia sudah mendapatkan Liga Champions dan Piala Dunia antar Klub FIFA (2009). Ia juga sudah memenangkan La Liga dua kali (2008/09, 2009/10), Piala Super UEFA (2009) dan Copa del Rey (2008/09).

Setelah 118 kali tampil dengan raksasa Spanyol itu dan hampir 300 kali tampil di lapangan hijau, City berhasil mengikat salah satu pemain tengah terbaik di dunia ini.

Yaya mengenakan kaos bernomor punggung 24 untuk Barca sebagai penghormatan kepada salah satu idolanya, Patrick Vieira, tetapi dengan suka rela mengenakan nomor punggung 42 di City karena nomor tersebut sudah dikenakan oleh idolanya.

Ia tetap mengenakan nomor punggung 42 untuk musim 2011/12. Ia juga tidak kehilangan kebiasaannya untuk mencetak gol-gol penting dalam pertandingan yang menentukan. Ia yang mencetak gol kemenangan di semifinal dan final Piala FA 2010/11, kembali memainkan peran penting ketika mencetak gol City yang membawa kemenangan atas Newcastle dan mendekatkan City dengan gelar juara Liga Premier.

Penampilannya di Piala Afrika 2012 bersama Pantai Gading berakhir dengan kekecewaan ketika kalah adu penalti di final. Tetapi bukannya menjatuhkan semangatnya, ia malah seperti terdorong untuk tampil bagus di bulan-bulan terakhir musim kompetisi di Eropa.

Dalam pertandingan pertamanya di Liga Premier, hanya beberapa jam setelah kembali dari Afrika, Toure merancang gol kemenangan Sergio Agüero di menit '84 untuk mengalahkan Porto. Penampilan Yaya mengingatkan pendukung City akan lubang di dalam tim tanpa kehadirannya selama enam minggu di Piala Afrika.

Yaya mengalami cedera menjelang babak pertama pertandingan terakhir kompetisi liga melawan QPR. Tapi tak pelak ia ikut melonjak gembira merayakan gelar Liga Premier Inggris 2011/12. Sebuah kelayakan untuk salah satu pemain paling penting Manchester City dalam beberapa tahun terakhir.

Yaya kembali menjadi 'jimat' bagi City selama musim 2013/14, menjadi pencetak gol terbanyak untuk Blues di Liga Premier, dan berhasil membantu skuat Manuel Pellegrini menyelesaikan musim dengan raihan dua trofi --Liga Premier dan Piala Liga.

Masuk ke konten
Sebelumnya
Samir Nasri
Sebelum
Selanjutnya
Gabriel Jesus
Lanjut