quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Highlights

Video Galeri

CUPLIKAN SINGKAT UCL: SHAKHTAR 0-3 CITY

Tontonan lainnya

Daftar Daftarku (0)

SHAKHTAR 0-3 CITY: CUPLIKAN SINGKAT

 

City menahan Shakhtar di setengah bagian mereka sendiri, mendominasi penguasaan bola dan membatasi serangan tuan rumah.

 

Sejumlah peluang diciptakan tanpa menguji kiper tuan rumah, tetapi ketika sudah berkembang, maka City tampak semakin mungkin untuk memecahkan kebuntuan.

 

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-24 ketika Ilkay Gundogan melakukan tendangan melengkung dari tepi kotak penalti dan membentur misat, lalu bola jauh ke kaki Riyad Mahrez yang menceploskan bola ke gawang yang tidak terjaga.

 

The Blues benar-benar mengontrol permainan secara penuh.

 

Bagi Shakhtar, yang begitu terbiasa dengan dominasi di Liga Primer Ukraina, rasanya seperti pengalaman memalukan di depan penggemar mereka sendiri.

 

Memang, Ederson tidak pernah diuji hingga pada menit ke-35 ketika bola terobosan dari Barcelios Freda membuat Ribeiro Moraes Junior nyaris membuat gol tetapi kiper City terlalu Tangguh dan berhasil menepis tendangan.

 

Tiga menit kemudian, City menggandakan keunggulan saat Mahrez melihat Gundogan menerobos masuk ke dalam kotak dan pemain asal Jerman itu menyelesaikan dengan tegas dari jarak tujuh meter.

 

Sesaat sebelum jeda, Kevin De Bruyne berlari mengejar umpan Gabriel Jesus dan menembak namun sayang melebar dari tiang gawang - itu merupakan babak pertama yang mengesankan dari sang juara Liga Primer yang terus menyerbu tim tuan rumah.

 

Tak lama setelah memulai kembali, Moraes mengingatkan The Blues bahwa masih ada pekerjaan yang harus dilakukan ketika ia berlari sendiri dan dengan Ederson di ujung kotak penalti, seharusnya ia bisa melakukan tendangan yang lebih baik ke arah gawang yang kosong.

 

BACA: City Tundukkan Shakhtar Di Kharkiv

 

Tapi Sterling juga mengalami momen yang sama kemudian ketika dia membuat tendangan ke gawang menyusul tembakan keras Gundogan, namun  tendangannya dari jarak dekat mengenai bagian luar tiang gawang dan keluar lapangan.

 

Begitu banyak peluang yang nyaris berbuah gol dan gagal, menjadi misteri bagaimana City sedikit mengendur di pertengahan babak kedua dengan ancaman dari tuan rumah yang membuat kondisi tidak nyaman di 20 menit akhir pertandingan.

 

Tetapi ketakutan itu dihilangkan 15 menit jelang bubaran ketika serangan balik City dengan kondisi tiga lawan satu dan umpan De Bruyne membuat Jesus bebas dan pemain Brasil itu melakukan penyelesaian dengan tendangan rendah yang apik ke dalam gawang.