Selama enam bulan terakhir Manchester City Football Club (MCFC) telah berusaha sekuat tenaga untuk mendekatkan diri dengan para supporter dimanapun mereka berada. Kami sedang mencoba membangun sejarah dan sebisa mungkin mengajak semua pendukung untuk Manchester City untuk terlibat termasuk di Indonesia.
September lalu MCFC meluncurkan situs spuluh bahasa baru melengkapi bahasa Inggris dan Arab yang sudah dulu ada, lalu menyusul Facebook dan Twitter selama tiga bulan terakhir. Masih banyak yang perlu dibenahi dan masih banyak yang harus dilakukan tetapi sungguh melegakan bahwa Facebook Manchester City telah mendapat satu juta klik like dari pendukung di Indonesia.
Apa yang sedang kami lakukan ini terbukti mendapat sambutan hangat dari supporter di Indonesia yang terus berkembang. Dobrakan-dobrakan yang dilakukan MCFC merupakan bagian dari yang juga kami lakukan di dalam lapangan dan lingkungan di Manchester sendiri --seperti membangun kehidupan sosial yang lebih baik di Manchester Timur tempat Stadion Etihad berada. Semuanya saling terakit dan terkait satu sama lain.
Hal seperti inilah yang membuat mantan Sekretaris Kementrian BUMN Muhammad Said Didu tak sungkan menyebut dirinya sebagai pendukung Manchester City.
‘’Ada klub bola Inggris yang mendobrak kemapanan EPL dengan strategi lompatan langsung ke papan atas - bukan cara bertahap. Intinya sesuai jiwa saya, lakukan perubahan untuk perbaikan pada tiap aspek - jangan terpenjara dengan kemapanan dan itu saya lihat ada pada kultur Manchester City’’ ucap Said Didu yang mengaku sudah menjadi pendukung sebelum Manchester City meraih juara EPL tahun 2011/12.
‘’Upaya menyapa pendukung Manchester City sangat bagus dan harus dijadikan media perekat untuk menularkan kultur perubahan untuk perbaikan dalam berbagai hal. Ini juga penting bagi negara kita yg rakyatnya habis waktu dan terpecah belah karena politik. Olah raga, terutama bola bisa hilangkan sekat-sekat sosial dan politik individu.’’
Dobrakan-dobrakan baik di dalam dan di luar lapangan yang dilakukan Manchester City yang membuat klub terus mendapat penggemar baru dengan cepat di Indonesia.
‘’Saya yakin Indonesia secepatnya akan menjadi rumah ke-3 untuk City, setelah Manchester dan Abu Dhabi tentunya,’’ kata Reza Alatas dari sebuah klub supporter Manchester City di Indonesia MCSCI chapter Jakarta.
Perkembangan tidak hanya terjadi di kota besa seperti Jakarta. Bahkan jauh di pucuk timur pun perkembangan terjadi. ‘’Antusiasme terhadap MCFC di Indonesia sangat luar biasa. Kedepannya Indonesia akan menjadi basis terbesar di Asia,’’ kata Muhammad Faruq yang menjadi ketua MCSCI chapter Jayapura yakin.
Dan pernyataan itu diperkuat oleh penggemar independen Julyanto. ‘’Indonesia begitu luas dan banyak klub berebut penggemar di Indonesia, tetapi MCFC adalah pilihan kami,’’ katanya.
Harapan penggemar City adalah bahwa bahwa kami lebih bisa menjalin komunikasi dua arah dengan pendukung City di Indonesia. Kami sudah perlahan-lahan melakukannya dengan mengundang para pendukung City untuk mengisi situs resmi kami dengan tulisan-tulisan mereka. Semoga di masa depan akan semakin ramai.
Hiromi Hany dari MCSCI Ladies yang pernah mengisi situs http://indonesian.mcfc.com/ menyebut, ‘’MCFC sangat berbeda. Mereka sangat menghargai fansnya. Komunikasi dua arah mulai mereka lakukan dengan kami yang ada di Indonesia.’’
Pendeknya, ‘’City ada untuk kami cintai,’’ ucap penggemar City lain, kali ini Abu Usman administrator untuk MCSCI.
Cukuplah dengan puja-puji itu. Kami sangat berterima kasih dengan antusiasme yang ditunjukkan penggemar di Indonesia ini. Jangan lupa kompetisi foto untuk memenangkan tiga kaos seragam resmi Manchester City untuk menandai 1 juta klik ‘’like’’ di Facebook MCFC dari Indonesia (klik http://indonesian.mcfc.com/).