quote linkedin dugout

Berita Klub

Video 1 Galeri

Bedah taktik: Alasan City begitu dominan

KING KEV: De Bruyne celebrates his screamer at the King Power.

KING KEV: De Bruyne celebrates his screamer at the King Power.

Tiga faktor utama mengapa City begitu dominan musim ini…

Pep sang filsuf

Baiklah, 15 kemenangan beruntun itu kini telah menjadi 16, khusus di Premier League total menjadi 10 kemenangan beruntun bagi City, dominan – tanpa terlihat tanda-tanda untuk melambat.

Plan A Guardiola pada musim ini adalah memainkan skema 3-5-2 yang memberikan soliditas di lini belakang – sekaligus mendongkrak produktivitas di lini depan. Sayang, Mendy yang merupakan elemen kunci untuk formasi ini – seperti juga Walker, mendapat cedera dan Pep harus memainkan Plan B.

Adaptasi, sesuaikan, lalu eksekusi. Itulah yang dilakukan Pep, maka ia muncul dengan pemikiran baru: 2-3-2-3.

bedah

Terlihat familiar? Ya, itu mirip dengan taktik yang diterapkan Guardiola di musim terakhirnya bersama Bayern (3-3-3-1). Hanya saja kondisi Vincent Kompany yang sering cedera serta memiliki KDB dan Silva di satu tim membuat Pep sedikit melakukan penyesuaian.

Kunci dari taktik Pep terletak pada tiga gelandang bertahannya. Di Bayern peran ini dimainkan oleh Alaba – Vidal – dan Lahm, sementara di City sekarang Delph – Fernandinho – Walker memainkannya.

Itulah kenapa dua gelandang bertahan yang mengapit Ferna (Delph dan Walker) jarang melebar hingga ke ujung lapangan, tetapi lebih banyak bergerak di tengah. Pembagian tugas ini sekaligus menjawab kenapa sisi kiri dihuni oleh Delph, bukan Danilo. Karena untuk mengisi posisi gelandang bertahan sisi kiri dalam skema Pep, dibutuhkan pemain kidal murni (di Bayern dihuni Alaba – karena itu Delph lebih cocok dipasang disana).

Sebaliknya, jika di Bayern Alaba-lah yang lebih sering maju membantu serangan dan Lahm yang bertugas meng-cover, di City justru gelandang bertahan kanan (Walker) yang memiliki kebebasan untuk roaming bergerak ke depan.

Zona

 

Itu kenapa meskipun di kertas formasi Delph ditulis sebagai bek kiri, ia tidak pernah benar-benar maju melebar hingga ke ujung area lawan layaknya seorang full-back, tetapi tetap berada di zona yang ia jaga. Selain karena peran maju ke depan sudah diambil Walker, ia harus siap bersama Fernandinho menjadi pemain pertama yang mengantisipasi serangan balik lawan.

Ini juga yang menyebabkan produktivitas City naik drastis. Skema ini membuat pertahanan City menjadi begitu solid – lebih tepatnya lawan begitu sulit menguasai bola. Sehingga para penyerang menjadi tanpa beban dan fokus mencetak gol – karena sistem yang City mainkan memberikan rasa aman di lini belakang.

Walker = Lahm

Guardiola adalah seorang inventor sepakbola.

Saat pertama kali ia memperkenalkan false nine, seluruh dunia tercengang. Publik juga dibuat terkaget-kaget ketika ia memainkan Mascherano sebagai seorang bek tengah – saat itulah ia mempopulerkan peran Ball-Playing Defender.

Lalu publik Jerman dibuat terheran-heran ketika Guardiola merubah posisi Philipp Lahm (yang saat itu boleh dibilang sebagai salah satu full-back terbaik di dunia) menjadi gelandang bertahan.

Keheranan publik Jerman kemudian terjawab dengan permainan sepakbola atraktif dan dominan Bayern yang menghasilkan begitu banyak gelar domestik dan lolos ke semifinal UCL selama Guardiola memimpin FC Hollywood.

SPECIAL K: Kyle Walker gets City motoring forward

Lahm tampil luar biasa di posisi itu – Pep mengembangkan kualitas Lahm dari ‘hanya’ seorang full-back menjadi lebih dari itu.

Hal yang sama sedang dilakukan oleh Pep kepada Walker. Ia punya segalanya – stamina, fisik, teknik, serta visi dalam membaca permainan. Walker punya kualitas untuk memainkan berbagai variasi taktik – dan Pep tahu persis itu.

Itulah kenapa ia bersikeras mendatangkan Walker, karena ia punya rencana besar untuknya. Saat melawan Leicester kemarin, laga seolah terkunci karena Claude Puel mencoba mengantisipasi formasi 2-3-2-3 City.

Walker secara cerdik pindah melebar hingga ke ujung area lawan, seolah-olah ia meninggalkan peran gelandang bertahan dan kembali menjadi full-back murni. Lini pertahanan the Foxes menjadi bingung seketika kerena harus menjaga Walker – dan dalam sekejap Sane lolos, memberi umpan kepada Silva yang melepas tembakan ke arah gawang pertama City dalam pertandingan tersebut.

Hanya karena satu pergerakan Walker ‘kunci’ pertahanan Leicester terbuka, itu cukup menjelaskan peran pentingnya dalam taktik Guardiola.

8 detik!

Dalam 16 kemenangan beruntun yang sudah diraih City – tak sekalipun diraih tanpa mendominasi penguasaan bola. Termasuk ketika tandang ke kandang Napoli – tim yang bermain dengan metode nyaris serupa: berbasis pada penguasaan bola.

Tapi ada satu elemen tambahan yang telah di-install Guardiola kepada timnya musim ini: serangan balik kilat mematikan.

Pada menit ke-34 Leicester mendapatkan tendangan sudut, setelah diantisipasi Mangala – bola jatuh ke kaki Sane di kotak penalti City.

Tahukah Anda berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh City untuk memindahkan bola dari daerah sendiri ke kotak penalti Leicester lewat serangan balik?

8 detik saja!

MOVES: Gabriel Jesus celebrates scoring the opener.

Kombinasi kecepatan Jesus – Sterling – Sane – De Bruyne ditopang oleh umpan-umpan presisi David Silva. Itulah kenapa banyak tim-tim yang rontok berawal dari serangan balik cepat trio remaja City tersebut.

Ini menjadi kemenangan psikologis bagi City bahkan sebelum laga dimulai. Bayangkan Anda menjadi tim lawan – sudah tahu akan kalah penguasaan bola, tetapi ketika punya kesempatan melancarkan serangan masih harus was-was terkena serangan balik cepat City.

Tak diragukan, ini akan menjadi musim yang mendebarkan bagi fans City di seluruh dunia.

Berita Klub

Nobar City minggu ini: Leicester!

STERLING JOB: Raheem celebrates scoring his ninth goal of the season.

Kami rangkum 39 kota di seluruh Indonesia yang menggelar nonton bareng laga #dukungcityvleicester untuk Anda!

Nobar City minggu ini: Leicester!

Berita Klub

Cityzens Giving segera kembali

Fans Manchester City akan mendapatkan kesempatan untuk merubah hidup komunitasnya di seluruh dunia – saat Cityzens Giving kembali untuk tahun keempat beruntun.

Cityzens Giving segera kembali

Gambar Spesial

Di balik layar: Foto meriah Jesus dan Stones