Musim pertama Patrick Vieira melatih EDS berlangsung dengan luar biasa.

Banyak performa menawan di seantero lapangan, tapi kami berhasil mengecilkannya menjadi hanya empat nominasi.

PILIH SHAY FACEY

Setelah kembali dari latihan pramusim di Afrika Selatan bersama tim utama, bek tengah berusia 19 tahun, Shay Facey, bermain luar biasa bagi EDS. Penampilan dewasanya bersama partner lini belakang Jason Denayer membuatnya dipanggil untuk pertama kali oleh timnas Inggris U-19, melakoni debutnya dalam hasil seri 1-1 melawan Slovenia. Terpilih sebagai “paket kejutan” oleh pelatih kepala EDS, Patrick Vieira, Facey sekali lagi bakal berusaha menancapkan kukunya di liga U-21 musim depan.

PILIH SEKO FOFANA

Banyak yang mengatakan bahwa ini adalah musim pertama di mana Seko Fofana benar-benar memesona. Pemain asal Prancis ini mendominasi lawan sepanjang musim dengan menunjukkan kualitas mapan di kemampuan dribel, mengoper, dan kekuatan fisiknya. Pemain junior Prancis ini telah dibandingkan dengan manajernya, Patrick Vieira, dan gelandang City, Yaya Toure, Pujian besar memang, tapi ia layak mendapatkannya.

PILIH MARCOS LOPES

Pada akhir musim 2013/14, Marcos Lopes mencatatakan 13 gol di semua kompetisi. Performa kreatif dan catatan mencetak golnya bagi EDS membuat sang pemain menjadi bagian kampanye Capital One Cup tim utama. Tak tergoyahkan oleh panggung besar, pemain berusia 18 tahun tersebut bakal meraup lebih banyak pengalaman tim utama setelah ia menuntaskan transfer pinjaman ke tim elite Ligue 1, Lille.

PILIH JASON DENAYER

Terkenal dengan panggilan “The Beast”, Jason Denayer adalah anggota kunci skuat yang mempunyai salah satu kerja sama lini belakang terbaik di level EDS. Pengambilan posisi, kewaspadaan, dan kekuatannya merupakan karakteristik sang bek tengah. Setelah musim berakhir, ia turun lima kali bagi Belgia di Euro U-19. Bukti lebih dari penampilan luar biasa pemain berusia 19 tahun ini.

Layangkan pilihan Anda sekarang – polling akan ditutup pada sore hari waktu Indonesia pada Jumat 18 Juli.