Kedua kesebelasan tidak bisa dipisahkan setelah waktu normal, terutama sekali berkat penampilan kiper Stoke, Daniel Bachmann. Tetapi gol masing-masing dari Albert Rusnak dan Angelino di dua separuh babak perpanjangan waktu memastikan kemenangan pemain remaja City.

Diluncurkan musim ini, Piala Liga primer U21 menyediakan kesempatan bagi City untuk meraih lebih banyak piala.

Setelah tidak bertanding selama dua setengah minggu menyusul kekalahan dari CSKA Moskow, City tiba di Nantwich Town FC di malam yang sangat dingin untuk bertanding melawan Stoke City yang mereka kalahkan dua kali musim lalu.

Patrick Vieira menurunkan pemain tengah Emyr Huws yang di jeda internasional dipanggil tim nasional Wales, sementara Jordy Hiwula, Jose Angel Pozo dan Albert Rusnak turun di depan.

Seko Fofana bersama George Glendon turun di tengah dan Shay Facey di jantung pertahanan bersama pemain remaja Belgia Jason Denayer.

Shay Facey

Kedua tim membutuhklan waktu untuk memapankan permainan, dengan kedua tim saling mengintai kesempatan.

Ketika kedua kesempatan mulai mapan terlihat jelas bahwa City lebih tajam dibanding Stoke.

Pertama Rusnak melepas umpan tarik berbahaya di meit ke-15 tetapi masih berhasil dihalau padahal Pozo sudah menunggu tinggal menyontek bola ke gawang, lalu Huws memaksa Bachman melakukan penyelamatan bagus dengan ujung jarinya lima menit kemudian.

Dengan tekanan makin berat ke Stoke, merekapun bertahan habis-habisan. Dengan Rusnak bersama Adam Drury di kanan menerjang terus lini belakang Stoke sepertinya tinggal menunggu waktu bagi pasukan Vieira untuk membuka keunggulan. Tetapi selalu saja ada penyelamatan akhir sebelum bola masuk ke gawang, entah itu blok, membentur pemain atau penyelamatan oleh kiper.

Emyr Huws

Frustasi mulai menghinggapi para pemain EDS. Namun kesabaran adalah segalanya.

Babak kedua dimulai dengan pemain City langsung melakukan serangan melupakan frustasi dari babak pertama. Rusnak melakukan pergerakan di kanan dan melepas umpan tarik ke Leigh tetapi Bachman entah bagaimana berhasil menepis tembakan jarak dekat bek Inggris.

Penyelamatan satu tangan yang luar biasa tidak membuat anak-anak City berusaha. Dengan filosofi menyerang tanpa putus mereka terus berusaha membuka celah pertahanan.

Stoke kemudian mengingatkan bahwa mereka juga bisa melakukan penyerangan. Mereka sempat mencetak gol persis di menit ke-60 tetapi wasit meniup peluit karena pelanggaran yang terlebih dahulu dilakukan terhadap Ian Lawlor oleh pemain Stoke. Setelah itu Glendon harus menghalau sundulan kepala Alex Grant yang sedang menuju ke gawang beberapa menit kemudian.

Dengan perpanjangan waktu semakin dekat, Bachman melakukan penyelamatan yang luar biasa dengan menangkap bola yang sepertinya hampir pasti masuk ke pojok gawang menggunakan dua tangannya.

Lalu Angelino yang masuk dibabak kedua melepas tendangan keras yang lagi-lagi diselamatkan Bachman.

Di menit ke-3 perpanjangan waktu kembali melakukan penyelamatan kali ini dari tendangan Fofana.

Akhirnya penjaga gawang asal Austria itu tunduk lewat Rusnak yang malam itu bermain luar biasa.

Di kotak penalti pemain Slowakia ini mengontrol bola sebelum melepas tendangan maut dengan kaki kanannya ke pojok gawang.

Albert Rusnak

Stoke kemudian bereaksi dengan melakukan serangan lewat umpan-umpanpanjang tetapi sia-sia. Sekali saja mereka berhasil tetapi Lawlor melakukan penyelamatan gawang pertamanya dengan memblok tendangan Derice Richard dengan kakinya.

Citylah yang kemudian mencetak gol lagi untuk memastikan kemenangan. Angelino melepas tendangan yang membentur tiang gawang dan ia sendiri yang menerima bola muntahan dan meneruskan ke gawang.