City akan menjamu klub London tersebut hari Sabtu (28/12), kurang dari 48 jam setelah menjalani pertandingan berat melawan Liverpool.

Sebagai kapten tim, ia sangat bangga dengan penampilan rekan-rekannya yang mampu membalikkan keadaan setelah terlebih dahulu tertinggal dalam pertandingan melawan Liverpool.

‘’Tidak ada jaminan anda akan bisa selalu memenangkan pertandingan. Tapi kalau anda tertinggal 0-1 dan kemudian bangkit untuk menang, anda perlu tekad yang luar biasa,’’ katanya.

‘’Pertandingan tadi menjadi cermin bahwa kami mempertontonkan kekuatan kami lewat banyak cara.’’

Sebelum pertandingan banyak orang mengantisipasi duel antara Luis Suarez dengan dirinya. Kali ini, Kompany bisa mengatakan dirinya menang dengan Suarez tak mampu mencetak gol walau berulang kali membuka celah pertahanan City.

‘’Sangat susah menjaga pemain sehebat Luis Suarez. Kualitasnya luar biasa. Kadang anda berada di atas, kadang di bawah. Saya akan senang menghadapi pemain seperti itu setiap minggu.’’

Kompany mencetak gol yang menyamakan kedudukan City dan Liverpool menjadi 1-1. Golnya tersebut merupakan gol kedua berturut-turut yang dicetaknya dalam dua pertandingan Liga Primer, setelah sebelumnya mencetak gol lawan Fulham. Kedua gol tersebut berasal dari bola mati.

‘’Kami melatih permainan bola-bola mati itu. Walau ia (Skrtel) memegangi kaos saya, sebenarnya itu tidak jauh beda dengan ketika kami berlatih,’’ jelasnya. ‘’Saya tahu persis apa yang harus saya lakukan. Saya tak khawatir dengan kontes fisik yang terjadi. Saya merasa cukup punya kekuatan untuk melakukan hal tersebut.’’