Manuel Pellegrini menolak menyalahkan siapapun atas kekalahan 2-1 saat melawan Chelsea tetapi ia mengatakan pada timnya untuk berhenti menghasilkan “poin bodoh”.
City “mengizinkan” gol di saat terakhir untuk membuang poin yang seharusnya dapat diraih di ibukota meskipun sulit, dan lagi-lagi kesalahan bertahan membuktikan kalau itu harus dibayar mahal di dalam pertandingan ketat yang seharusnya dapar berakhir dengan baik.
Di dalam detik-detik kritis, kericuhan antara Joe Hart dan Matija Nastasic memberikan kesempatan pada Fernando Torres untuk memberikan kemenangan, tetapi Pellegrini membela para pemainnya dengan mengatakan kalau sekarang bukanlah waktu untuk mengkritik dan ia memberikan penjelasan kalau kesalahan yang dibuat saat pertandingan akan dianalisis di waktu yang tepat.
“Kami kehilangan poin dengan bodoh. Dalam tiga kekalahan yang kami alami saat tandang, kami tidak pantas kehilangan poin dalam satu dari tiga pertandingan tersebut,” Pellegrini menegaskan.
“Saya tidak tahu jika ini adalah cara yang terburuk untuk kalah tetapi ini pastinya salah satu cara yang terburuk. Kami bermain dengan sangat baik di babak kedua dan kami menguasai permainan.
“Ini adalah kekalahan seperti kekalahan tandang lain yang kami alami tahun ini. Lagi-lagi kesalahan kami harus membuat kami membayar mahal.”
...Manuel Pellegrini...
“Saya rasa saat ini bukan waktunya untuk mendiskusikan siapa yang harus bertanggung jawab. Kami akan melihat kembali pertandingan ini minggu ini dan menganalisanya.
“Kami bermain dengan sangat baik. Chelsea memiliki beberapa kesempatan bagus dan mengenai tiang gawang tetapi di babak kedua, tetapi kami memiliki beberapa kesempatan bagus untuk mencetak gol juga.”
Pellegrini langsung berjalan menuju lorong lapangan setelah pertandingan berakhir, tanpa berjabat tangan dengan Jose Mourinho.
Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa sang pelatih berumur 60 tahun itu kemungkinan jengkel dengan perayaan setelah Torres mencetak gol, yang mana sang bos Chelsea asal Portugal menghilang menuju suporter tuan rumah yang berada di dekat area tempat duduk pelatih.
“Saya tidak berjabat tangan. Saya tidak mau,” jelas Pellegrini.
Saat ditanya soal perayaan yang dilakukan Mourinho, ia berucap: “Saya tidak mengharapkan sesuatu yang berbeda.”