Gareth Barry
Gareth Barry tidak perlu diperkenalkan untuk penggemar City setelah ia menjadi bagian integral tim yang memenangkan Piala FA 2011 dan Liga Primer 2012.
Sejak bergabung dengan Everton di tenggat waktu transfer musim panas ini, pemain berusia 32 tahun ini mengingatkan publik penggemar bola dengan tiga penampilan luar biasanya untuk the Toffees di awal musim Liga Primer.
Everton berada di posisi empat klasemen sementara Liga Primer dan mereka yang datang ke Stadion Etihad akan lega bahwa pemain ini tidak akan turun karena sifat perjanjian peminjaman yang tidak memperbolehkan dirinya berhadapan dengan klub pemilik.
Peter Beardsley
Satu-satunya pemain yang pernah mencetak gol untuk Everton dan Liverpool di derby Merseyside ini sempat bermain untuk City di 20 tahun karir gemilangnya.
Playmaker kelahiran Hexham, Beardsley mendulang sukses saat membela Liverpool tetapi ia juga tampil mengesankan di Goodison Park dengan mencetak 32 gol di 95 pertandingan.
Beardsley dipinjamkan ke City oleh Bolton Wanderers tahun 1998 dan tampil enam kali sebelum akhirnya bergabung dengan Fulham.
Joe Mercer
Sebagai manajer City, Joe Mercer mengumpulkan empat piala hanya dalam waktu tiga tahun ketika bekerja sama dengan Malcolm Allison.
Gelar Divisi Satu, Piala FA, Piala Liga dan Cup Winners’ Cup semuanya diraih ketika Mercer menjadi manajer.
Tetapi sebelum PDII ia meraih sukses sebagai gelandang the Toffees.
Setelah memenangkan Piala FA tahun 1932, ia juga memenangi Divisi Satu musim 1938/39.
Joe Royle
Ia dipuja baik di City dan Everton, pernah bermain dan melatih di dua klub ini. Dilahirkan di Liverpool ia bermain lebih dari 200 kali untuk Everton mencetak 102 gol selama delapan tahun di Goodison Park.
Tahun 1974 ia pindah ke Manchester City dan mencetak 23 gol selama 99 penampilan. Royle menghabiskan masing-masing tiga tahun melatih Everton dan City. Ia manajer yang membawa the Blues kembali ke Liga Primer dengan promosi dua kali berturut-turut di tahun 1999 dan 2000.
Jo
Striker Brasil, Jo (atau lengkapnya Joao Alves de Assis Silva), datang dengan harga mahal dan reputasi yang hebat dari CSKA Moskow tahun 2008.
Pemain kurus dan tinggi ini mencetak 30 gol hanya dalam 52 penampilan untuk klub Rusia itu, tetapi pemain kelahiran Sao Paulo ini kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan di Inggris.
Setelah 21 penampilan dan hanya mencetak satu gol, Jo dipinjamkan ke Everton bulan Februari 2009 dan mencetak lima gol dalam 12 penampilan.
Sukses ini membuat David Moyes kembali meminjam musim berikutnya. Namun di peminjaman kedua ini ia tidak terlalu sukses.
Ia bergabung dengan Atletico Mineiro tahun 2012, dan kembali menemukan ketajamannya dan sekarang masuk dalam skuad Piala Dunia Brasil di bawah Luiz Felipe Scolari.