Mark Hughes
Tidak perlu terlalu jauh untuk melihat adanya hubungan antara City dan Stoke yang akan bertanding hari Sabtu ini.
Kalau kita melihat di tempat duduk manajer dan pemain di Stadion Britannia pada pukul 15.00 waktu setempat hari Sabtu in, kita akan melihat wajah Mark Hughes.
Sejak membawa the Blues ke posisi lima di musim 2007/08, Hughes telah menangani Fulham dan QPR sebelum kemudian melatih Stoke sejak musim panas ini.
Stephen Ireland
Ketika berumur 22, lulusan akademi sepakbola City ini dinobatkan sebagai Pemain Terbaik City 2009 setelah tampil 35 kali dan mencetak sembilan gol.
Tetapi tahun berikutnya ia terus tergeser dari tim utama sebelum akhirnya pindah ke Aston Villa Agustus 2010.
Setelah sempat kesulitan memapankan diri di Aston Villa, tahun 2012 ia menjadi Pemain Terbaik Villa 2012 berdasar pilihan para pendukung Villa.
Namun setelah Paul Lamber masuk sebagai manajer baru, ia tidak begitu mendapat tempat di tim utama dan memutuskan bergabung dengan Stoke lewat status pemain pinjaman persis di tenggat waktu jendela transfer.
Mike Sheron
Sheron mencetak 22 hol dalam 92 penampilan sejak lulus dari akademi sepakbola City tahun 1990 dan menjalani debut saat City melawan Everton tahun 1991.
Musim terbaik striker ini terjadi tahun 1992/93 saat bersama Niall Quinn ia membentuk duo yang mematikan dan mencetak 14 gol di musim pertama liga yang baru dibentuk, Liga Primer.
Kedatangan Uwe Rosler dan Paul Walsh membuat Sheron tersingkirkan dan iapun kemudian bergabung dengan Norwich City selama satu musim sebelum kemudian bergabung dengan Stoke City. Di klub ini ia mendulang sukses dengan mencetak 39 gol dalam 71 pertandingan.
Nigel Gleghorn
Pemain kelahiran Seaham ini hanya setahun di Manchester City, yakni di musim kompetisi 1988/89, tampil 34 kali dan mencetak tujuh gol.
Gleghorn kemudian pindah ke Birmingham dan menjadi pemain favorit penonton di sana. Setelah tiga tahun dan 142 penampilan untuk Birmingham ia pindah ke Stoke.
Ia membantu Stoke menjadi juara Divisi Dua tahun 1992/93 dan hampir memenangkan promosi ke Liga Primer tahun 1996 tetapi kalah dari Leicster City di babak play-off.
Ia keluar dari Victoria Ground setelah tampil 166 kali dan sekarang menjadi komentator di radio mengenai Manchester City.
Alan Ball
Pemain yang ikut membantu Inggris menjadi juara Piala Dunia 1966, Alan Ball menikmati sukses sebagai manajer terutama sekali saat memapankan posisi Southampton di Liga Primer di tahun 1990an. Namun karirnya menjadi manajer di Stoke dan Manchester City menghadirkan cerita yang berbeda.
Walau ia membelanjakan cukup banyak uang untuk membeli pemain, Stoke terkena degradasi ke tataran ketiga dunia persepakbolaan profesional Inggris di tahun 1991, dan iapun dipecat setelah terseok-seok di urutan 15 divisi itu.
Di Manchester City prestasinya juga tidak terlalu baik. Ball hanya bertahan setahun setelah lagi-lagi membawa City terkena degradasi ke Divisi Satu di musim 1995/96.
Hari Jumat besok kami akan menghadirkan lima hal lagi yang mempertalikan kedua klub ini.