Pablo Zabaleta yakin City harus mencari poin maksimum pada duel mereka dengan Liverpool sang pemuncak klasemen.
Berbicara sehabis kemenangan City atas Southampton pada Sabtu kemarin, bek asal Argentina itu menilai bahwa the Blues berniat bertarung demi kemenangan di Anfield. Walau banyak orang percaya sebaliknya, pasukan Manuel Pellegrini tidak akan puas dengan hasil seri.
“Kami harus memenangi laga di Liverpool,” cetus Pablo. “Kami punya tujuh laga besar hingga akhir musim tapi kami juga sadar mereka salah satu tim yang berjuang mengejar titel. Hal tersebut membuat laga nanti sangat vital; kami harus memenanginya.”
Zabaleta juga mengerti pentingnya kemenangan 4-1 City atas Southampton, ia membeberkan bahwa the Blues fokus untuk meraup sebanyak mungkin poin ketimbang mengandalkan tim di sekitar mereka terpeleset.
“Kami harus melihat apakah tim lain akan menjatuhkan poin tapi hal terpenting adalah kami harus menang,” ungkapnya lagi. “Kami harus yakin bahwa setidaknya kami memenangi laga kandang kami karena pertandingan tandang jelang akhir musim selalu sulit.”
“Semua tim pasti bermain untuk mengejar sesuatu – titel atau menghindari degradasi. Tim-tim boleh terlihat lelah pada fase ini, tapi kami harus terus memenangi laga-laga agar memenangi titel. Setiap game sekarang akan terasa seperti final.
“Pada hari Sabtu, semuanya tentang menambah tiga poin. Southampton tengah dalam performa bagus jadi kami tahu duel akan sulit. Sejak awal mereka menyulitkan kami, tim tidak berada dalam permainan terbaik tapi kami menemukan tenaga, mengambil kontrol, dan dapat mencetak empat gol.
“Kami punya tim bagus yang dapat mendatangkan kesuksesan. Kami harus terus bekerja keras dan bermain seperti pada babak kedua untuk bisa meraih sukses tersebut.”
Bek kanan tersebut juga lega bahwa Yaya Toure menghindari kartu kuning kedua pada laga melawan Saints setelah sang dinamo lapangan tengah marah besar sehabis terkena tekel keras.
Zabaleta mengaku bahwa ia mengerti amarah pemain timnas Pantai Gading itu tapi ia menekankan pentingnya membantu sang rekan dalam situasi tersebut.
“Yaya terkena tekel buruk; sama sekali tidak bagus,” ungkap Pablo. “Anda cenderung sangat marah pada suatu insiden dalam laga tapi pada akhirnya, amarah tersebut ternyata tidak penting.
“Para pemain ingin menjauhkannya dari bahaya karena terkadang keputusan wasit menjadikan keadaan sulit dan bisa membuat marah. Pada saat itu, Anda perlu teman-teman untuk menenangkan diri Anda.
“Ada bahaya bahwa ia bisa mendapat kartu kuning kedua sehingga sangat penting sekali bagi kami bahwa ia tak mendapatkannya. Ia adalah pemain sangat penting dan ketidakhadirannya di Anfield akan sangat terasa.”