Martin Demichelis dikartu merah dan City dihukum penalti di menit ke-55 karena pelanggaran yang menurut Pellegrini terjadi di luar kotak penalti dan seharusnya tidak terjadi karena pelanggaran yang terjadi pada Jesus Navas menjelang insiden tersebut terjadi.
Manajer asal Cile itu menyebut penunjukan wasit yang melakukan kesalahan fatal saat Barcelona tersingkir dari perempat final Liga Champions ditangan Milan tahun 2012 merupakan kesalahan.
‘’Saya kira wasit yang menentukan akhir pertandingan. Sebelum penalti terjadi pelanggaran terhadap Navas. Ia melihatnya karena hanya beberapa meter dari tempatnya berdiri. Seharusnya tendangan bebas,’’ kata Pellegrini.
‘’Saya kira juga bukan penalty. Itu di luar kotak penalty. Bermain selama 40 menit tanpa satu pemain lawan Barcelona sangatlah sulit.’’
‘’Ia menjadi wasit dalam pertandingan Barcelona vs Milan, melakukan kesalahan fatal terhadap Barcelona dan sekarang ia membayarnya.’’
Walau kecewa dengan penampilan wasit, Pellegrini memuji penampilan anak buahnya.
Ia puas bahwa walau kurang satu pemain, pemainnya tetap berusaha menyamakan kedudukan.
‘’Barcelona tidak memiliki kesempatan mencetak gol hingga mereka mendapat penalti.’’
‘’Sangat penting untuk terus bermain seperti yang kami lakukan dan mencoba mencetak gol. Dengan berkurang satu pemain sangat sulit untuk mencetak gol tetapi kami punya dua atau tiga peluang.’’
‘’Silva memaksa Valdes melakukan penyelamatan gemilang, Clichy mempunyai peluang dan wasit menilai Dzeko melakukan pelanggaran ketika ia lolos dari kawalan.’’
‘’Barcelona menguasai bola tetapi di wilayah yang kami inginkan. Mereka menguasai bola tanpa mengancam gawang.’’
Manajer Barcelona, Tata Martino sementara itu memperingatkan bahwa Barcelona belum lolos dengan leg kedua akan berlangsung tiga minggu lagi.
‘’Tujuan kami adalah menang, strategi kami adalah untuk menang, dari sisi itu hasilnya memuaskan. Tetapi benar kami kehilangan kontrol selama sepuluh menit babak pertama. Di babak kedua itu terjadi lagi. City punya dua kesempatan untuk mencetak gol,’’ ujar Martino.
‘’Saya puas dengan hasilnya. Kami bermain bagus selama 90 menit tetapi saya tegaskan pertandingannya adalah 180 menit. Di leg kedua kami menganggap skor masih 0-0.’’
‘’Kami bermain bagus dan harus mengulanginya di kandang.’’
‘’Kami akan terus bermain dengan intensitas yang sama, tekad yang sama di leg kedua. Kami tak bisa melupakan, City kalah di kandang lawan Muenchen tetapi menang ketika bertandang.’’