Mark Hughes
Mantan boss City ini bermain selama dua tahun di Barcelona walau hanya ambil bagian di musim 1986/87.
‘’Sparky’’ dipinjamkan ke Bayern Muenchen di tahun keduanya setelah dianggap tidak menorehkan catatan berarti dengan tampil 36 kali dan mencetak lima gol.
Hughes menjadi manajer City bulan Juni 2008 setelah sukses menjadi manajer Wales dan Blackburn Rovers. Ia menjadi manajer untuk 77 pertandingan dengan City menang 36 kali atau 46,75%.
Ronnie Ekelund
Pemain tengah Denmark, Ronnie Ekelund menarik perhatian Barcelona di Olimpiade 1992 ketika mewakili Denmark U21 dan tak lama kemudian pindah dari Brondby ke Katalunya.
Ia hanya tampil sekali selama empat tahun di klub dan tak mampu menggeser Michael Laudrup dan Hristo Stoichkov di tim impian Barcelona saat itu. Iapun dipinjamkan ke beberapa klub di Inggris termasuk City.
Ekelund bermain empat kali selama musim 1995/96 dan akhirnya menggantung sepatu di Amerika tahun 2006. Sampai sekarang ia masih tinggal di sana sebagai penasehat teknis San Jose Earthquakes.
Geovanni
Playmaker asal Brasil ini tidak lama di City tetapi 19 penampilannya selalu diingat supporter City.
Satu gol kemenangan dalam derby Manchester tahun 2007 membuatnya menjadi bagian dari legenda City. Gol itu merupakan salah satu dari tiga gol yang ia cetak dibawah Sven Goran Eriksson.
Ia dua tahun di Barcelona setelah pindah dari Cruziero tahun 2001 dan bermain 41 kali mencetak dua gol.
Pep Guardiola
Agustus 2005 Pep Guardiola menghabiskan waktu sepuluh hari di Carrington sebagai rangkaian uji coba saat City dipegang Stuart Pearce.
Sayangnya ia yang sekarang melatih Bayern Muenchen lebih memilih bermain Dorados de Sinaloa di Meksiko.
Pep mewakili Barcelona sebagai pemain dan manajer tanpa tandingan, memenangi sembilan gelar La Liga, tiga Liga Champions dan empat Piala Super UEFA.
Yaya Toure
Jelas tidak bisa meninggalkan nama Yaya Toure dalam daftar keterkaitan City dan Barcelona.
Pemain Terbauik Afrika 2013 ini memenangi tujuh piala selama tiga tahun di Camp Nou dan masih populer di Barca.
Pemain Pantai Gading tampil lebih dari 100 kali sebelum bergabung dengan City musim panas tahun 2010.
Sejak pindah ke Etihad ia memenangi Piala FA dan Liga Primer Barclays dan turun sebanyak lebih dari 160 kali.