‘’Seusai kami kalah lawan mereka dua minggu lalu, di latihan semua orang agak lesu. Kami berpendapat bermain lebih baik dari mereka tetapi tidak beruntung,’’ katanya.
‘’Chelsea saat itu bermain dengan serangan balik yang bagus. Kami bertekad harus menunjukkan permainan kami sebenarnya dalam pertemuan berikutnya.’’
Nasri membandingkan permainan City saat kalah dengan yang sekarang. Menurutnya, kali ini ganti memainkan permainan yang sempurna.
‘’ Kali ini kami bermain seperti biasanya kalau di kandang, menekan mereka jauh hingga ke jantung pertahanan, bermain sebagai satu tim, menyerang bersama dan bertahan bersama pula. Saya kira mereka tidak punya peluang sama sekali di babak pertama.’’
Ketika ditanya arti penting kemenangan ini maka ia menyebut untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemain setelah meraih hasil buruk di dua pertandingan liga yang berakhir dengan kekalahan dan seri. Dan tentu saja bersyukur bisa lolos ke babak perempat final Piala FA.
‘’Sekarang tiba saatnya bagi kami menyongsong pertandingan sangat besar melawan Barcelona.’’
‘’Semua pemain ingin turun. Kami betul-betul tak sabar. Bagusnya adalah kami memperoleh kembali rasa percaya diri kami ini. Dan mereka tak sekuat dua tahun lalu. Akan ketat dan menarik buat semua orang.’’
Mengomentari tentang cederanya, Nasri tak bisa menyembunyikan kelegaannya.
‘’Saya pikir waktu itu ketika cedera, musim bertanding saya sudah selesai. Kemudian staf medis mengatakan lima minggu dan mereka merawat saya dengan sangat baik.’’
‘’Saya kemudian diberi kesempatan bermain 30 menit untuk memulihkan kebugaran. Malah kemudian berhasil mencetak gol. Sangat memuaskan.’’