‘’Hari ini kami menunjukkan bahwa kalaupun kami tidak tampil di puncak penampilan, penting untuk tetap memenangkan pertandingan, terutama di kandang lawan,’’ katanya.

‘’Ini penting bagi momentum agar kami bisa konsisten. Terkadang orang menilai bahwa kami sama sekali berbeda ketika tampil di kandang.’’

Menjaga momentum kemenangan bagi Zabaleta sangat penting mengingat dalam penilaiannya, musim telah memasuki saat ketika klub yang bersaing berebut gelar juara LIga Primer mulai tampil konsisten dan tidak kehilangan angka.

Dan menang melawan Newcastle adalah salah satu ujian yang harus mereka lewati.

‘’Kami tahu betapa selalu berat untuk meraih tiga angka di Newcastle. Cara mereka bermain sungguh susah, karena mereka main bola-bola panjang, umpan-umpan jauh ke jantung pertahanan, kami harus bertarung setiap saat,’’ ujarnya. ‘’Tetapi hari ini kami menunjukkan semangat kebersamaan. Terkadang persoalannya adalah meraih tiga angka. Hari ini adalah seperti itu.

Yang menggembirakan juga untuk Zabaleta adalah keseimbangan dalam tim City yang bisa sangat tajam di depan tetapi juga sangat kokoh dalam bertahan.

‘’Setiap pertandingan tandang di Liga Primer selalu berat. Syarat pertama adalah anda bisa bertahan. Dan salah satu prioritas kami hari ini adalah tidak kebobolan.  Kami sangat solid hari ini,’’ lalu tambahnya, ‘’Ketika kemudian kami punya peluang mecnetak gol, kami berhasil menjebol gawang lawan terutama di akhir pertandingan yang mengakhiri perlawanan mereka.’’

Kemenangan City sayangnya sedikit diwarnai kemuraman, Samir Nasri kemungkinan mengalami cedera yang agak parah.

‘’Itu tekel yang buruk, pemain Newcastle melakukannya dari belakang. Lutut Samir terpuntir, kami harus menunggu pemindaian besok, semoga tidak terlalu buruk.’’

Namun Zabaleta menegaskan tidak ada maksud jahat dari pemain Newcastle.

‘’Saya senang para pemain Newcastle kemudian mendatangi ruang ganti dan memberi dukungan dan doa. Tidak ada pemain yang ingin mencederai pemain lawan.’’