Pemain City asal Pantai Gading mengalahkan John Obi Mikel dari Chelsea dan Didier Drogba dari Galatasaray lewat sebuah pemilihan yang berlangsung di Lagos, Nigeria hari Kamis malam.
Yaya menjadi pemain kedua dalam sejarah yang memenangkan gelar ini tiga kali berturut-turut setelah Samuel Eto’o melakukannya dari tahun 2003 hingga 2005.
Saat menerima penghargaannya Toure mengatakan: ‘’Saya sangat bangga dan senang dengan penghargaan ini, tetapi juga ingin memberi selamat kepada saudaraku, John Obi Mikel dan Didier Drogba.’’
Penghargaan yang diberikan untuk ke-22 kalinya ini berbeda dengan gelar Pemain Terbaik Afrika yang diberikan BBC dan dimenangkan oleh Yaya bulan Desember 2012 lalu. Penghargaan kali ini diberikan oleh Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF).
Penghargaan ini diberikan berdasar pilihan para pelatih tim nasional di Afrika dan direktur teknis.
Toure hanya perlu memenangi penghargaan ini sekali lagi untuk bisa bergabung dengan Eto’o menjadi pemain yang memenangi empat kali.
Dan jalan ke arah itu terbuka lebar setelah ia tampil menawan dalam musim pembuka Manchester City serta membawa Pantai Gading lolos ke Piala Dunia Brasil.
Musim ini saja Yaya disamping menampilkan permainan menawan itu juga menyumbang 13 gol dari 26 penampilan untuk City diantaranya lewat tendangan bebas yang mematikan.
Toure juga menjadi satu-satunya perwakilan Afrika dalam 23 pemain yang masuk daftar penghargaan Pemain Terbaik Dunia versi FIFA dan terpilih sebagai pemain dalam tim impian Liga Primer pilihan supporter tahun 2013.
Tambahan catatan prestasi lainnya adalah ia bersama Vincent Kompany menjadi perwakilan Liga Primer yang masuk tim impian dunia versi terbitan Prancis L’Equippe.