Asisten pelatih memuji penampilan pemain-pemain City di Camp Nou
Petualangan City di Liga Champions berakhir setelah kekalahan 1-4 secara agregat melawan Barcelona.
Kendati memberi perlawanan tangguh, defisit 0-2 dari leg pertama terlalu besar bagi pasukan Manuel Pellegrini dan dua gol masing-masing oleh Lionel Messi dan Dani Alves memastikan laga di Camp Nou.
Ruben Cousillas menjadi deputi Pellegrini di konferensi pers setelah laga dan ia membeberkan bahwa dirinya puas dengan karakter permainan tim yang berjuang hingga akhir.
“Kami bermain sangat bagus kontra tim sangat bagus,”ungkap Cousillas. “Hari ini City bermain sangat apik dan kami punya beberapa kesempatan untuk mencetak gol pertama ketika laga masih 0-0 tapi mereka juga punya peluang-peluang depan gawang.
Kami menunjukkan karakter dalam tim ini, mereka kembali ke level yang dibutuhkan melawan tim sangat kuat. Tentu saja, sangat sulit bagi kami bersaing dengan Barca dengan 10 pemain.”
“Pellegrini sangat puas dengan performa tim tapi kami tidak bahagia dengan hasil dan kekalahan ini.”
Hasil ini menyusul kekalahan City di tangan Wigan pada Minggu lalu sehingga City hanya akan bermain di Premier League hingga akhir musim.
Ruben sangat filosofis dalam kekalahan dan ia mengingatkan para jurnalis yang berkumpul bahwa proyek mereka masih sangat muda.
“Kami baru berada di klub ini delapan bulan. Jadi, ini masih proyek awal. Bahkan sampai minggu lalu kami satu-satunya tim yang masih bermain di empat kompetisi, suatu pencapaian sangat sulit mengingat jumlah laga yang harus kami mainkan.
Kami sadar punya tanggung jawab dan mengerti betapa pentingnya menjuarai Premier League. Ini bukan tekanan tambahan tapi kami yakin tiap hari tim ini hanya akan berkembang.”
Akhirnya, pelatih asal Argentina itu memberi informasi tambahan perihal kondisi Sergio Aguero yang harus ditarik keluar karena merasakan sakit otot pada babak pertama.
“Terlalu cepat bagi kami untuk menganalisa kondisi Sergio, tapi indikasinya tidak terlalu serius. Ia hanya merasakan sakit sedikit dan kami menariknya sebagai bentuk waspada. Ia akan menjalani tes medis besok.”
“Tak ada yang bisa mengatakan bahwa kami akan mendapatkan lebih banyak kesempatan apabila bermain dengan striker kedua sejak awal. Kami tak mampu kebobolan pada babak pertama. Memang, kami biasanya turun dengan dua striker tapi kami harus mengimbangi Barca di lapangan tengah. Maka dari itu, kami memainkan gelandang ekstra dan saya pikir hasilnya bagus.”