Mereka mungkin hanya terpaut dua kemenangan kandang dari mengangkat trofi Barclays Premier League tapi Manuel Pellegrini tahu bahwa perjuangan masih berat.

Pelatih asal Chile tersebut sangat bahagia melihat timnya mengalahkan rentetan performa buruk di Goodison Park kala menang 3-2 kontra Toffees tapi ia sangat sadar bahwa pekerjaan berat masih terpapar di depan mata.

Aston Villa menjadi lawan City berikutnya dan Pellegrini menekankan bahwa di musim serba tidak pasti ini, Blues tak mampu lengah.

“Saya pikir hal terburuk adalah kami berpikir bahwa perlombaan menuju gelar Premier League telah kelar,” ungkap Pellegrini.

“Kami harus bermain dalam laga-laga melawan tim yang tidak punya lagi tekanan jadi penting sekali bagi kami mulai besok untuk harus memikirkan laga melawan Aston Villa – kami harus menghadapi laga satu per satu.

“Penting sekali bagi kami untuk melanjutkan kinerja bagus sejauh ini – hari ini adalah partai tandang terakhir dan kami memulai musim ini dengan empat poin dari enam laga tandang pertama jadi saya pikir tim ini sudah berkembang.

“Kami hanya menang dua kali dalam 10 kunjungan terakhir ke sini dan Everton bermain sangat bagus tadi - Anda dapat lihat sendiri bahwa mereka ingin menang sejak awal dan laga menjadi sangat berat bagi kami.”


Selalu tak pernah mudah bertandang ke stadion yang menyimpan begitu banyak kenangan buruk bagi City.

Tekanan sempat menumpuk saat Romelu Lukaku mencetak gol 25 menit sebelum bubar untuk membuat skor jadi 3-2, apalagi tuan rumah melihat kesempatan mereka tampil di Liga Champions kembali terbuka.

Namun, pasukan Pellegrini bisa bertahan dan ia percaya bahwa kredit besar pantas dilayangkan bagi timnya yang keras kepala ingin menang.

“Kami menang dan itu hal terpenting sejauh ini – tekanan memang terlalu besar bagi kami untuk memainkan sepak bola terbaik tapi kami mengambil semua poin dan mengatasi hal tersebut dengan