Meskipun memulai pertandingan dengan menjanjikan ketika sempat unggul 1-0 lewat Sergio Aguero di menit ke 8, sang juara bertahan harus menerima kekalahan setelah United membalas empat gol, masing-masing dua gol di babak pertama dan kedua.
Sore yang ingin diupakan bagi Manuel Pellegrini dan timnya meskipun ia menolak menyalahkan wasit Mark Clattenburg atau asisten wasit terkait gol ketiga United yang dicetak Juan Mata berbau offside.
“Mereka (United) bermain baik setelah 20 menit pertama, kami mengendalikan permainan sebelumnya, memiliki dua-tiga peluang bersih namun tak berhasil mencetak gol, kemudian mereka mulai menekan,” ia menjelaskan.
“Momen mereka menyamakan kedudukan adalah permainan yang spesial karena itu adalah umpan jauh dari kiper sebelum bola memantul kembali ke kaki Young untuk mencetak gol.”
“Semenjak mereka menyamakan kedudukan,mereka mulai bermain bagus dan ketika gol ketiga datang itu adalah momen penentu karena mereka unggul dua gol dan bermain dengan percaya diri.
“Saya ulangi : Saya tidak ingin menganalisa keputusan wasit, mereka hanya menjalankan tugas. Mungkin gol ketiga memang offside tetapi itu hanya satu hal dari sekian banyak momen dalam laga.”
Marouane Fellaini membuat United unggul lewat sundulan sebelum turun minum untuk memastikan tim Louis Van Gaal memimpin di jeda babak pertama.
Pellegrini berpendapat Yaya Toure telah bekerja maksimal menjaga pemain tengah asal Belgia itu di babak pertama, tetapi mengakui United bermain lebih baik di babak kedua.
Manajer City itu menjelaskan: “Fellaini sedang berada di momen bagus tetapi Yaya menjaganya dengan baik di babak pertama, setelah itu kami harus mengambil resiko dan mereka memiliki ruang untuk mengembangkan permainan dan akhirnya memenangkan laga.
“Saya pikir ini bukan masalah kecepatan atau kehebatan United, dua gol yang tercipta adalah akibat kesalahan kami sendiri. Kami memiliki banyak peluang di awal laga untuk menambah gol.
“Tidak mudah untuk bermain dengan kecepatan lebih dan kepercayaan diri ketika kita tertinggal dua gol an lawan mendominasi penguasaan bola.
“Kami harus terus bekerja, kami masih punya enam laga sisa dan akan berusaha mengakhiri musim di posisi setinggi mungkin.”