Hanya sedikit hal-hal dalam sepakbola yang mampu mengalahkan kepuasan sensasi gol kemenangan di menit terakhir pertandingan. Tak ada tim lain yang mencetak lebih banyak gol di sisa lima menit terakhir pertandingan musim ini selain City di Liga Primer.
Tahukah anda City juga merupakan satu-satunya tim yang mampu menciptakan gol setelah menit ke-90 lebih dari sekali di ajang penyisihan grup Liga Champions?
Oh, penalti di injury-time melawan Borussia Monchengladbach terbukti sangat krusial untuk City…
Dan tentunya tembakan Kevin De Bruyne di menit-menit akhir laga melawan Sevilla…
Jangan lupakan lima menit menakjubkan yang diperlihatkan City di kandang melawan Borussia.
Sekarang Anda mengerti!
Di Liga Primer, the Blues telah mengoleksi kemenangan di menit akhir melawan Crystal Palace, Norwich dan yang terbaru tentunya Swansea.
Kemenangan di Selhurst Park menandai gol pertama Kelechi Ihenacho untuk klub, sang pemain muda hanya butuh 54 detik untuk mencetak gol setelah masuk dari bangku cadangan.
Sedangkan kemenangan atas the Canaries dan the Swans menunjukkan respon cepat yang dimiliki tim Manuel Pellegrini setelah kebobolan, seakan menegaskan istilah semua hal bisa terjadi dalam sepakbola.
Hanya berjarak tiga angka dari puncak klasemen membuat kemenangan di menit akhir tersebut sangat berharga.
Tak kalah membahagiakannya, kemenangan yang diraih di menit akhir ketika Samir Nasri menambah keunggulan city atas Everton dan ketika Wilfried Bony menutup pesta gol 5-1 City atas Bournemouth…
Hal ini pun berlanjut di ajang Capital One Cup.
Manu Garcia mencetak gol pertamanya untuk tim senior dalam kemenangan 5-1 atas Palace. Sementara De Bruyne tampil luar biasa di masa tujuh menit terakhir melawan Hull untuk mengirim the Blues ke semifinal…
Mari bersulang untuk lebih banyak gol penentu kemenangan di akhir pertandingan. Semoga semangat ‘tak pernah menyerah’ City bertahan lama.
“Kami adalah Man City; kami berjuang hingga akhir!”