Siap menjalani babak 16 besar yang sama namun Barcelona kali ini tampil berbeda…
Sejak bertemu City 12 bulan lalu, juara Eropa empat kali telah mengalami banyak perubahan signifikan dan perubahan ini telah menuai banyak keuntungan dalam beberapa pekan terakhir.
Setelah mengalami sedikit kemerosotan pada pra-Natal, raksasa Catalan menorehkan rekor kemenangan pada 11 laga secara beruntun setelah menaklukkan Levante 5-0.
Cesc Fabregas, Alexis Sanchez dan Victor Valdes telah pergi meninggalkan Camp Nou dan tampil sebagai talenta-talenta menjanjikan di Benua Biru.
Butuh beberapa waktu untuk mendapatkan kembali kebersamaan, tapi Barcelona kini sedang dalam kondisi prima menjelang kedatangan mereka ke Etihad Stadium.
Musim panas lalu perubahan besar terjadi pada kursi manajer dimana Luis Enrique tampil untuk menjadi suksesor Gerardo Martino.
“Lucho” mengawali karirnya dengan mengarsiteki tim Barcelona selama tiga tahun sejak 2008, ia maju menggantikan Pep Guardiola yang baru saja dipromosikan.
Enrique menjadi dalang dibalik kesuksesan promosi tim nya ke Divisi Dua kemudian ia mengarsiteki AS Roma dan Celta Vigo sebelum akhirnya menandatangani kontrak dua tahun di Camp Nou pada bulan Mei 2014.
Di lapangan, Valdes, Fabregas dan Sanchez meninggalkan Camp Nou musim panas lalu mengikuti jejak senior mereka Carles Puyol yang mengumumkan untuk pensiun setelah 19 tahun berkarir.
Pekerjaan rumah Enrique dan Direktur Sepakbola Andoni Zubizarreta untuk mengisi kekosongan segera diselesaikan dengan memboyong pemain Sevilla Ivan Rakitic dan menukarnya dengan meminjamkan mantan bintang muda City Denis Suarez.
Juara Liga Europa 2014 mendarat di Camp Nou untuk menambah kreatifitas bersama Xavi dan pemain Kroasia ini dengan cepat menyesuaikan diri, mencetak dan memberi assist untuk empat gol dari 25 penampilan.
Pada bulan Juli, Barcelona resmi mengumumkan kedatangan Luis Suarez dari Liverpool dengan banderol yang dikabarkan mencapai 75 juta poundsterling.
Pemain asal Uruguay ini mencetak 31 gol dari 33 laga di Liga Primer Inggris, namun pasca hukuman empat bulan akibat perselisihan dengan Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014, Suarez belum mampu mentransfer bakatnya ke tanah Spanyol.
Namun dalam beberapa pekan terakhir tanda-tanda kebangkitan Suarez perlahan muncul seiring dengan perpaduan trio Amerika Selatan “MSN” di garda depan Barcelona.
Terbukti dari kemenangan 5-0 atas Levante Minggu lalu dimana Suarez yang tampil dari bangku cadangan menambah gol Messi dan Neymar lewat tendangan akrobatik nya.
Musim panas lalu tambahan dua penjaga gawang baru direkrut untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Valdes.
Talenta berusia 22 tahun asal Jerman yang sudah ambil bagian pada enam pertandingan Europa, Marc-André ter Stegen (gambar bawah) dan bintang Piala Dunia asal Chili Claudio Bravo yang sudah tampil pada 23 pertandingan liga siap memikul tanggung jawab.
Jeremy Mathieu didatangkan dari Valencia dan bek berpengalaman ini menerima pujian setelah mampu bangkit dari cedera pada masa-masa awal di klub untuk tampil sebanyak 16 kali.
Thomas Vermaelen dan Douglas juga didatangkan dari Arsenal dan Sao Paulo, namun pasangan ini baru beraksi 71 menit pada La Liga.
Terakhir, walaupun bukan rekrutan baru, Rafinha telah kembali setelah dipinjamkan ke Celta Vigo dan Pemain asal Brasil ini telah tampil sebanyak 16 kali.
Sejak takluk oleh armada David Moyes 4 Januari lalu,kemampuan telepati Messi dan Neymar terus memberi kontribusi berarti bagi klub. Kombinasi dinamis ini menorehkan catatan 43 gol dalam 11 laga dengan rata-rata 3.9 gol per pertandingan.
Sabtu ini laga kontra Malaga menjadi laga terakhir Barca sebelum terbang ke Manchester untuk meneruskan tradisi kemenangan beruntun saat dalam asuhan Pep Guardiola.
Tidak boleh ada kesalahan, City harus menunjukkan kekuatannya saat melawan pasukan Blaugrana yang serba baru.