Meskipun Albiceleste mendapatkan medali emas pada Olimpiade Beijing 2008, penantian menjuarai turnamen internasional telah berlangsung cukup lama, cukup aneh jika kita melihat kualitas yang dimiliki oleh skuad Argentina.
Ada masa dimana mereka hampir mengakhiri penantian tersebut, seperti saat kekalahan atas Jerman di babak perpanjangan waktu di Piala Dunia lalu dan kekalahan atas Brasil pada final Copa Amerika 2007, tetapi kini generasi emas hanya berjarak 90 menit dari gelar juara.
Pada Sabtu malam, Argentina mempunyai kesempatan mengakhiri penantian 22 tahun saat tuan rumah Chile menunggu mereka di final Copa Amerika 2015 di Santiago.
Final yang sungguh pantas karena kedua tim telah memainkan sepakbola terbaik sepanjang turnamen dan pelatih Argentina Gerardo Martino memprediksi laga ini akan berjalan menarik, terbuka dan saling serang.
“Ide sepakbola mereka tidak akan berubah,” kata Martino. “Siapapun lawan yang mereka hadapi, Chile akan tetap bermain dengan cara yang sama.
“Mereka akan menyerang kami seperti yang mereka tampilkan melawan lawan mereka sebelumnya, dan mereka akan melakukannya dengan menekan kami dengan banyak pemain.
Chile memiliki keuntungan sebagai tuan rumah tetapi memiliki beban berat di pundak mereka karena mereka belum pernah menjuarai Copa Amerika semenjak turnamen ini digulirkan 99 tahun yang lalu.
Sementara jika Argentina menang, mereka akan menyamai jumlah piala yang dimiliki Uruguay saat ini sebagai negara pemilik gelar juara Amerika Selatan terbanyak.
Menarik untuk ditunggu apakah ketiga pemain City akan diturunkan Gerardo Martino dalam tim inti mengingat Ezequiel Garay telah sembuh dari sakit perut yang memaksanya absen dalam laga semifinal melawan Paraguay.
Bek asal Zenit itu telah kembali berlatih, membuat kemungkinan Martin Demichelis kembali ke bangku cadangan, sementara Aguero dan Zabaleta merupakan jaminan tim inti Argentina lewat penampilan konsisten mereka.
Aguero akan memulai laga ini dengan misi meraih Sepatu Emas turnamen, saat ini ia telah mencetak tiga gol, kalah satu gol dari pemain Chile Eduardo Vargas.
Kick off akan berlangsung di Estadio Nacional Julio Martinez Pradanos pada pukul 21.00 waktu Inggris.