Mungkin inilah musim terbaik Joe Hart selama ia membela City…
Musim Hart secara keseluruhan:
Hart membuka musim dengan catatan clean sheet dalam kemenangan 2-0 atas Newcastle.
Tingginya intensitas dan gaya menyerang tim-tim Liga Primer membuat catatan clean sheet merupakan hal yang langka dalam kompetisi Liga Inggris.
Faktanya, pada saat the Blues melawat ke Southampton di akhir Oktober, hanya tercatat tiga clean sheet dalam 12 pertandingan, kendati Hart terus tampil konsisten. Ia menggagalkan penalti Roberto Soldado melawan Spurs saat skor 2-1, City akhirnya menang 4-1 dan terus menekan Chelsea di pucuk klasemen.
Kehebatan Hart juga menolong the Blues di Liga Champions, dengan penyelamatan penting untuk mencegah Bayern Munich menambah keunggulan 2-1 di Etihad, dua gol Aguero membuat peluang lolos ke babak gugur tetap terjaga.
Saat City mengalahkan Everton 1-0 di Etihad pada bulan Desember, Romelu Lukaku dibuat frustasi saat Hart membuat penyelamatan gemilang yang memastikan kemenangan 1-0 atas the Toffees dan kembali mencatatkan clean sheet dalam laga melawan Roma dan Leicester.
Setelah kemenangan 3-0 City atas Crystal Palace sebelum natal, 11 laga berikutnya menjadi saksi kegagalan City mempertahankan titel juara liga, tetapi musim yang dijalani Hart terus mencengangkan para pecinta sepakbola, terutama penampilan heroiknya melawan Barcelona di Etihad. Ia menggagalkan penalti Lionel Messi sebelum ia memainkan pertandingan terpenting dalam hidupnya saat City melawat ke Nou Camp.
Penampilannya di sisa laga City selanjutnya selalu menakjubkan, ia bahkan berhasil mencuri gelar Golden Glove untuk empat kali beruntun di hari terakhir Liga Primer melawan Southampton karena berhasil menjaga gawangnya tidak kebobolan.
Poin tertinggi:
Hart v Barcelona di pertemuan kedua tidak diragukan lagi merupakan penampilan terbaik Joe Hart selama membela City - setelah pertandingan Messi bahkan mengklaim Joe Hart adalah seorang ‘fenomena’ – tentu tidak ada yang ingin membantah pemain terbaik di planet bumi.
Bisakah ia tampil lebih baik?
Joe merasa ia masih bisa tampil lebih baik – karena ia seorang perfeksionis. Terutama tidak ada kiper yang suka gawangnya kebobolan dan musim ini bukanlah musim terbaik City jika dilihat dari rekor pertahanan.
Kenapa anda harus memilihnya:
Anda bisa berpendapat penampilan melawan Barca cukup untuk Hart meraih gelar ini, tetapi Hart telah tampil konsisten sepanjang musim. Dipercaya merupakan salah satu kiper terbaik dunia, ia juga merupakan duta besar untuk Manchester City FC.
Ia pantas bersaing dengan idola para fans yakni Sergio Aguero dan David Silva, tetapi sejujurnya Joe pantas dianugrahi gelar Etihad Player of the Season.
Penilaian media:
Barcelona (Maret): ”Selisih skor tipis yang terjadi dalam sejarah Liga Champions antara kedua tim dipengaruhi oleh seorang Joe Hart. Manchester City bisa dibilang telah keluar dari kompetisi Eropa dan beruntung tidak dibantai. Hanya kehebatan penampilan Hart yang menyelamatkan City dari skor yang memalukan.” Henry Winter, The Telegraph
Sekarang saksikanlah…
Vote disini