Jeison Murrillo mencetak gol semata wayang dalam laga ini kendati Roberto Firmino (pemain Hoffenheim yang tengah diincar tim papan atas Liga Inggris) memiliki peluang emas menyamakan kedudukan.
Terjadi drama setelah pertandingan usai, Neymar dikartu merah dalam insiden saling dorong dengan pemain Kolumbia Carlos Bacca yang juga diusir oleh pengadil pertandingan.
Fernandinho bermain penuh selama 90 menit tetapi tidak mampu membantu timnya membongkar pertahanan Kolimbia yang mampu mematikan aksi Neymar sepanjang laga.
Kekalahan itu mengakhiri 11 kemenangan beruntun La Selecao sejak kekalahan terakhir di semifinal Piala Dunia 2014, hasil ini membuat grup C layaknya grup neraka dengan Brasil, Kolumbia dan Venezuela sama-sama memiliki koleksi tiga poin.
Pertandingan pamungkas Brasil di babak grup melawan Peru akan berlangsung di hari Minggu (21/06), Brasil tidak akan diperkuat oleh Neymar yang dihukum larangan tampil hingga babak semifinal (kalau tim asuhan Dunga tersebut berhasil mencapainya).
Manajer Brasil tersebut menjelaskan, “Saya harus menunggu hingga Kamis (18/06) untuk memikirkan bagaimana kami akan bermain. Kami bermain tanpa Neymar saat menang 2-0 atas Mexico, dan kami harus siap karena kami adalah satu tim.
“Kami ingin sekali ia tetap tampil, tetapi tidak mungkin saat ini dan kami harus mencari solusi dari situasi yang kami hadapi saat ini.”