Harry Dowd
Harry Dowd menghabiskan 12 musim yang sukses di Maine Road dengan membuat 219 penampilan.
Dalam laga melawan Bury pada bulan Februari 1964, sang kiper menderita cedera bahu. Saat itu pergantian pemain tidak diperbolehkan, Harry bertukar seragam dengan Matt Gray dan menghabiskan sisa 36 menit pertandingan sebagai penyerang.
Di momen yang sering digambarkan sebagai ‘ini hanya bisa terjadi di City’ Dowd secara ajaib mencetak gol penyeimbang tujuh menit sebelum peluit akhir ditiup dan memberikan hasil imbang 1-1 bagi the Blues.
Ia kemudian bergabung dengan Oldham dan membuat 111 penampilan.
Nigel de Jong
Salah satu pemain paling populer di sejarah klub ini, Nigel de Jong membela the Blues antara musim 2009 hingga 2012.
Pemain tengah bertipe petarung itu membuat 130 penampilan untuk City dan berperan penting ketika City menjuarai Piala FA di tahun 2011 dan Liga Primer 2012.
Ia adalah salah satu pemain yang memiliki kemampuan tekel terbaik, dan menjadi bintang dalam timnya saat Timnas Belanda berhasil meraih juara tiga di Piala Dunia 2014 di Brasil.
Kontraknya di Milan habis musim ini, dipastikan akan banyak tim yang antri menggunakan jasanya jika ia memutuskan meninggalkan raksasa Serie A itu musim panas ini.
Nigel’s best moments at City
Mike Doyle
Karir panjang selama 16 tahun di City menegaskan status Mike Doyle sebagai legenda klub.
Menjuarai Divisi satu, Piala FA, Piala Liga (2 kali), dan Piala Winners membuat City hampir memenangkan semua gelar dengan Mike Doyle di lapangan.
Baru pada tahun 1975 ia ditunjuk sebagai kapten, jika bukan karena Tony Book mungkin ia sudah menjadi kapten Doyle selama bertahun-tahun, ia kemudian juga ditunjuk sebagai pelatih klub.
Doyle mengantarkan the Blues menjuarai Piala Liga di tahun 1976 dan pada tahun 1978 ia bergabung dengan Stoke City dengan biaya transfer sebesar £50.000.
Tribut CityTV untuk Mike Doyle tahun 2011
Kaziu Deyna
Harapan besar memuncak diantara pendukung City ketika the Blues mengontrak kapten Polandia di Piala Dunia kala itu Kaziu Deyna pada tahun 1978.
Kendati ia tidak berhasil mencapai penampilan seperti yang diharapkan oleh publik City, skill individu serta visi permainannya tetap menghasilkan enam gol dari sebelas penampilan mampu mencuri hari para penggemar.
Di akhir Januari 1981 ia pindah ke San Diego , dan ia meninggal secara tragis dalam kecelakaan mobil di California pada bulan September 1989.
Edin Dzeko
Dzeko bergabung dengan City pada tahun 2011 dan telah mencetak lebih dari 70 gol untuk the Blues. Salah satu gol terpentingnya adalah ketika ia mencetak gol penyeimbang di menit akhir pertandingan di hari terakhir musim 2011/12 melawan QPR sebelum Sergio Aguero memastikan kemanangan di menit ke-93.
Musim terbaiknya selama membela City sejauh ini adalah pada musim 2013/14 dimana ia mencetak 26 gol di seluruh kompetisi dan mengantarkan timnya menjuarai gelar ganda : Piala Liga dan Liga Primer.
Edin memilih lima gol terbaiknya di Liga Primer
Paul Dickov
Paul Dickov memang tidak memiliki tinggi badan atau skill mumpuni, tetapi ia menutupinya dengan daya juang dan kegigihan bermain.
Dickov mencetak gol penyama kedudukan pada pertandingan Play-off divisi dua melawan Wigan Athletic pada tahun 1999 dan siapa yang bisa melupakan golnya saat melawan Gillingham pada laga final di Wembley?
Dickov meninggalkan klub di tahun 2002 tetapi kembali empat tahun kemudian.
Siapa yang kami lewatkan? Berikan pendapat anda dengan cara tweet ke @MCFCIndonesian untuk memberikan masukan huruf ‘E’!
City A-Z sejauh ini
A is for Aguero, Argentina and Ardwick