Pertandingan melawan The Blades berakhir dengan skor imbang 0-0 dan menjadi titik awal perjalanan karir pemain Inggris No.1 ini.
Tentu saja setelah mengukuhkan diri sebagai pilihan utama City, kedatangan Shay Given membuat Joe harus berjuang untuk mendapatkan tempat, hasilnya ia menghabisakan musim 2009/10 di Birmingham City dengan status pinjaman, meraih 12 clean sheet untuk Blues dan sebelumnya terpilih sebagai Player Of the Year.
Penampilan Hart tidak mengecewakan pada laga pertama saat ia kembali – pada pertandingan pembuka musim itu melawan Spurs – performa Hart membantu City meraih hasil imbang 0-0 yang nyaris berakhir dengan kekalahan telak.
Hasil itu menjadi salah satu dari 18 clean sheet yang ia raih pada akhir musim ditambah penghargaan prestisius Golden Gloves award – pencapaian fantastis
Pada musim 2011/12 Joe kembali meraih Golden Glove dengan tidak terkalahkan pada 17 pertandingan dan pada 2012/13 dia meraih tiga Golden Glove berturut-turut dengan 18 clean sheet – total 53 dalam tiga musim. Hanya mantan kiper Liverpool Pepe Reina dan kiper Chelsea Petr Cech yang juga mampu meraih tiga penghargaan Golden Gloves.
Walau the Blues gagal melewati 10 laga berturut-turut tanpa kebobolan sejak Desember, Januari dan sebagian pada Februari musim ini, kemenangan dari West Brom merupakan clean sheet ke-10 bagi Joe musim ini.
Dengan dua dari empat kiper yang berada di atasnya mengalami cedera – Frasier Forster,Southampton (13) dan Ben Forster, West Brom (11), tampaknya saingan terberat Joe Hart untuk Golden Glove musim ini adalah Simon Mignolet, Liverpool (11) dan Lukasz Fabianski, Swansea (11) dan juga David De Gea, United (10)
Dari 100 clean sheet yang ia raih, Sembilan berasal dari laga melawan Wigan Athletic dan berikutnya delapan saat melawan Stoke. Usaha gemilang Joe lainnya juga terlihat saat melawan Newcastle pada tujuh pertandingan serta West Brom dan Aston Villa ( keduanya sebanyak enam pertandingan).
Joe berada di posisi ke-14 dalam daftar peraih clean sheet terbanyak sepanjang masa di Liga Primer Inggris, masih panjang waktu yang harus dilewati Joe paling tidak untuk melewati mantan kiper City David James yang meraih total 169 clean sheet. Dari 13 kiper yang berada di atas Joe hanya Tim Howard (122) yang bermain regular sedangkan Thomas Sorensen (107), Shay Given (112) dan Petr Cech (162) seringkali menjadi cadangan.
Dari semua ini tentu saja kita tidak bisa melupakan performa apik Hart saat City menghadapi Barcelona Rabu lalu – mungkin hanya keberanian Bert Trautman yang mengalami patah leher pada final FA 1956 yang bisa menyaingi performa gemilang Hart di Camp Nou.
Pada kompetisi internasional, Joe mengantongi 26 clean sheet untuk 48 kali penampilan bersama Inggris dan akan naik ke peringkat empat dalam daftar sepanjang masa jika ia bisa menjaga gawangnya tidak kebobolan saat menghadapi Lithuania di Wembley akhir pekan ini.
Berikut penyelamatan terbaik Joe – sebelum Barcelona!
Lima pertandingan terbaik Joe:
Penampilan di mana Lionel Messi menyebut Joe sebagai “fenomena” – penjaga gawang City ini melakukan 10 peneyelamatan gemilang walaupun Blues akhirnya kalah.
Hart setidaknya melakukan empat penyelamatan gemilang dan membantu meraih poin berharga di fase grup saat City berhadapan dengan juara Bundesliga.
Spurs v City (PL) 0-0
Performa luar biasa ditunjukkan Hart saat ia kembali ke City dari Birmingham. Saat The Blues memukul di paruh pertama, Joe melakukan lima penyelamatan berkelas ditambah tiga lagi setelah jeda.
Walaupun dikalahkan dua kali, penyelamatan dari Steven Naismith saat skor 2-1 sangat krusial bagi City – penyelamatan fantastis dan salah satu yang terbaik musim itu.
Ini adalah pertandingan City yang menjadi favorit Joe. Semua hasil dan emosi pada hari yang tak terlupakan itu menjadi satu berkat aksi Gael Clichy dan Joe.