Gol Silva pada laga kontra Leicester membawanya meraih predikat pencetak gol terbanyak Liga Primer sebagai pemain tengah. Raihan sepuluh gol Silva sama dengan torehan yang dimiliki pemain Chelsea Eden Hazard, namun tidak seperti pemain asal Belgia itu, tidak ada gol Silva yang berasal dari tendangan penalti.
Silva juga berada pada urutan kedua pencetak gol terbanyak City di bawah Sergio Aguero yang mengalahkan perolehan sembilan gol Yaya Toure pada semua kompetisi dengan Frank Lampard – yang tampil hanya enam kali dengan tujuh gol.
Dengan tersisa sepuluh laga Liga Primer Inggris, El Mago bertekad menghabiskan musim ini dengan prestasi sebagai midfielder terbaik untuk pertama kalinya dalam sepakbola Inggris sejak ia datang dari Valencia pada tahun 2010.
Pada musim perdana nya bersama City Silva berhasil mencetak enam gol dan delapan gol pada musim kemenangan City tahun 2011/12. Pada 2012/13 ia hanya mampu mencetak lima gol sepanjang musim sebelum menyamai catatan terbaiknya dengan delapan gol tahun lalu.
Pencapaian sepuluh gol nya pada musim ini lebih impresif dengan hanya sembilan laga, lebih sedikit dari saat ia bermain pada 2013/14. Saat ini rata-rata pencapaian gol Silva adalah 233.1 menit per gol sedangkan tahun lalu pencapaian El Mago adalah 380.38 menit per gol.
Untuk urusan umpan, sejauh ini Silva menorehkan lima kali lebih sedikit dari tahun 2013/14, walaupun ia sudah menciptakan peluang sebanyak 78 kali pada musim ini.
Statistik menarik lainnya adalah 18 tembakan pada target dan 1863 umpan sukses. Akurasi umpan Silva adalah 85.61% dan pada 319 duel yang ia lakoni, 142 nya berhasil ia menangkan.
Secara keseluruhan, ia telah berperan pada 37 gol dalam 214 penampilan nya bersama The Blues dan telah menjadi midfielder terbaik dan paling produktif di Liga Primer sejak bergabung bersama City.
Kami akan bandingkan total raihan nya musim ini saat musim berakhir, namun tampaknya Silva akan mengakhiri rekor terbaik nya saat menggunakan seragam City.
(Sumber: Opta)