Pemain asal Pantai Gading ini melakukan debut nya saat melawan Leicester tengah pekan lalu dengan melewatkan dua kesempatan mencetak gol – ia juga tampil dari bangku cadangan saat melawan Newcastle United, Barcelona dan Liverpool tanpa kesuksesan menggetarkan gawang. Namun, pemain berusia 26 tahun ini menegaskan bahwa gol itu akan segera datang.
“Ketika saya pertama kali datang ke Inggris ada tekanan besar karena saya datang dari Belanda ke Liga Primer,” ujar Bony yang mencetak gol terbanyak pada tahun 2014.
“Di Swansea, saya tidak mencetak gol pada beberapa pertandingan awal jadi ada tekanan lagi, tapi itu hanya sesuatu yang harus kamu jalani dengan terus memperbaiki diri.
“Ini adalah pergerakan yang bagus buat saya tapi saya harus bekerja keras, mengambil kesempatan ketika datang dan itu akan menjadi lebih mudah saat saya harus mengenal rekan satu tim dan mendapat pemahaman yang lebih baik.
“Saya di sini baru dua pekan jadi saya masih menyesuaikan diri, mencoba mengenal semua orang lebih baik dan mereka juga mulai mengenal saya dan kekuatan saya.”
Bony mengaku kompatriot nya dari Pantai Gading Kolo dan Yaya Toure mempunyai pengaruh besar atas keputusan nya bergabung bersama Tim Juara, ia menambahkan: “Saya berbicara banyak dengan Kolo dan Yaya karena ini perpindahan besar bagi saya.
“Kolo mengatakan pada saya hal-hal hebat di City, tapi terlebih adalah Yaya yang selalu berbicara pada saya dan mendorong saya untuk bekerja keras dan memperbaiki permainan saya.
“Lebih dari siapa pun, Yaya berkata pada saya bahwa City adalah salah satu klub terbaik di dunia dan berkata jika saya punya kesempatan untuk datang ke sini maka saya harus menerimanya dengan dua tangan- jadi saya lakukan itu.”