Kami mencoba membahas laga City v QPR, dimanakah pertandingan dimenangkan? Inilah lima hal yang kami pelajari…

Yang terhebat…

Apalagi yang bisa anda katakana tentang dia?

Rekor terus dibuat setiap Sergio Aguero turun ke lapangan, dan melawan QPR ia mencetak hattrick kelima selama ia bermain untuk City.

Gol kedua City melawan QPR menggenapi jumlah golnya menjadi 24, pertama kalinya pemain City meraih jumlah gol sebanyak itu di era Liga Primer.

Penampilan menakjubkan ditampilkan oleh penyerang Argentina itu yang telah mencetak delapan gol dalam lima pertandingan terakhir, sekaligus berlari menjauhi Harry Kane dalam perburuan sepatu emas Liga Primer dengan selisih lima gol.

Banyak suporter di Etihad menganggap pemain yang terpilih sebagai man of the match melawan QPR itu sebagai penyerang terbaik City sepanjang masa.

Meskipun ia tidak masuk dalam PFA Team of the Year…

Bony menjanjikan…

Meskipun sorot media terpusat pada Aguero, ada satu hal yang tak bisa kita pungkiri dalam pertandingan melawan QPR : Bony mulai kembali menemukan sentuhannya setelah tampil dari bangku cadangan.

Bony mampu menggunakan kelebihan fisiknya untuk menahan bola sambil menunggu rekannya terlibat dalam permainan, ia juga dua kali hampir mencetak gol (sekali menerpa tiang dan peluang kedua mampu ditepis Rob Green).

Cedera telah menghambat debutnya bagi City dan dengan penampilannya yang perlahan kembali ke kondisi maksimal, dapat dipastikan ia akan menjadi pemain menentukan di musim 2015/16.

Sekali anda pecinta the blue…

Permainan sepakbola yang ditampilkan oleh City tidak hanya satu-satunya faktor yang membuat merinding di Etihad Stadium sore itu…

Shaun Wright-Phillips menerima sambutan hangat dari suporter tuan rumah ketika ia masuk sebagai pemain pengganti empat menit jelang laga berakhir dan publik Etihad menyanyikan lagu “Shauny Wright, Wright, Wright” bergema di seluruh penjuru stadion.

Richard Dunne juga menerima sambutan yang sama dengan rekan satu timnya, pemain terbaik pilihan suporter empat kali itu juga tidak dilupakan jasa-jasanya oleh suporter tuan rumah.

AK47…

Betul pagar hidup QPR bukanlah dinding pertahanan tertinggi yang ada di Liga Primer, tetapi hal itu tak menghalangi Alexsandar Kolarov menunjukkan spesialisasinya : tendangan bebas maut.

Full-back asal Serbia itu telah mencetak empat gol lewat tendangan bebas di Liga Primer, lebih banyak dari seluruh pemain City di sejarah kompetisi. 

Menuju musim 15/16…

Eliaquim Mangala telah membuat empat penampilan beruntun sebagai pemain inti dan terlihat semakin berkembang di setiap laga, Fernando dan Fernandinho membentuk kerjasama solid di lini tengah dan penampilan Bony telah menimbulkan optimisme para suporter menatap musim panas.

Tim asuhan Pellegrini kini telah menang dalam empat laga beruntun, mencetak 12 gol dan hanya kebobolan dua gol.

James Milner menyatakan bahwa ia berharap ada beberapa muka baru yang akan datang bergabung di Etihad Stadium pada musim panas dalam wawancaranya setelah pertandingan, tetapi bagi para pemain yang sudah ada di tim ini adalah momen penting untuk mengamankan status mereka di tim utama.