Raheem Sterling mengungkapkan pembicaraan Pep di paruh pertama membawanya menjadi man-of-the-match pada kemenangan 3-1 atas West Ham.

Sayap berusia 21 tahun ini melanjutkan kejayaan awal musimnya dengan ganda sejak City meneruskan permulaan 100 persen mereka di musim ini.

Dia menyelesaikan sebuah pergerakan yang menegangkan dan bebas dengan menempatkan City di depan sejak awal sebelum menutup permainan

dengan penyelesaian yang presisi.

“Kami memiliki pemain-pemain yang masuk ke saku dan yang bagus untuk menyuksesi. Kami memiliki build-up yang baik dan saya mendapatkan posisi

yang tepat untuk gol pertama”, ujarnya.

“Untuk yang kedua, jika saya tikda melewati dan itu membentur gawang, saya akan disalahkan oleh rekan setim. Saya pikir melemparkan tendangan jauh

adalah pilihan yang lebih baik”.

“Lahir kembali? Saya berkali-kali mendengar kata itu. Ini adalah musim pertama yang sulit di klub baru namun manajer Pep Guardiola telah terlibat

dan memberikan saya banyak kebebasan untuk bergerak. Dia bahkan mendatangi saya saat tidak banyak mendribel.“

Kevin De Bruyne, yang berhasrat saat tendangan bebas supaya Fernandinho dapat menggandakan City memimpin, merasa bahwa tim benar-benar klik di

paruh pertama.

Arahan Michail Antonio setelah istirahat dibuat atas ketidaknyamanan City, namun Sterling memastikan City melangkah ke puncak lewat perbedaan gol.

De Bruyne menambahkan: “Saya rasa paruh pertama benar-benar bagus.

West Ham tidak memiliki banyak kesempatan, mereka memang lebih banyak bergerak setelah paruh waktu namun secara keseluruhan saya rasa kami

pantas mendapatkannya.”

“Kami membuat cukup banyak kesempatan, semua pemain bermain dengan sangat baik di segala lini, membuat tim lain sangat kesulitan untuk

menyerang. Jika kami dapat menjaga permainan kami akan bisa membuat banyak kesempatan di musim ini.”