DUEL BRITANIA RAYA
Pada pertemuan terakhir di Celtic Park, The Blues harus berjuang ekstra keras untuk bangkit menyamakan kedudukan. Beruntung gol dari Fernandinho, Sterling dan Nolito mampu membayar tuntas tiga kali ketertinggalan City di laga menegangkan yang berakhir imbang 3-3.
Walaupun hasil dari duel di Etihad nanti tidak akan merubah posisi akhir klasemen, laga ini tetaplah momen yang tepat bagi City untuk mengalihkan fokus mereka dan kembali ke jalur kemenangan.
Kepastian babak gugur juga tidak akan menjadi alasan bagi Pep untuk melepas laga ini walaupun kemungkinan rotasi pemain tidak terelakkan. Hasil positif sejak kemenangan atas Barcelona di matchday ke-4 akan menjadi modal yang baik bagi The Blues.
Di pihak lain, skuat asuhan Brendan Rodgers masih mencari kemenangan pertama mereka di Liga Champions musim ini. Tentunya mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk membawa pulang tiga poin dari Etihad.
Terlebih, laga antara sesama tim Britania Raya selalu sarat akan gengsi, rivalitas kedua negara akan kental terasa sehingga bisa kita pastikan laga yang sengit sejak menit awal.
WASPADA PEMAIN MUDA
Moussa Dembele dan Kieran Tierney menjadi momok menakutkan bagi barisan belakang City di laga terakhir melawan Celtic. Tiga gol yang bersarang di gawang Bravo adalah hasil dari kombinasi keduanya.
Dua gol Moussa Dembele menjadi sinyal bagi City untuk lebih mewaspadai pergerakan pemain berusia 20 tahun ini. Terlebih, pengalamannya merumput di ranah Inggris membuat dirinya tidak asing lagi dengan atmosfer pertandingan di Etihad nanti. Dan full back berusia 19 tahun asal Skotlandia, Kieran Tierney, yang rajin naik membantu penyerangan nampaknya akan kembali menjadi tumpuan Celtic dalam meneror sektor kiri City.
Sementara di pihak City, Leroy Sane yang perlahan mulai menemukan ritme permainannya dan bermain apik saat melawan Chelsea bisa menjadi pertimbangan bagi pep untuk menurunkannya sejak awal, mengingat Raheem Sterling yang belum pulih total kemungkinan akan absen pada laga ini.
Bocah emas Kalechi Iheanacho juga bisa menjadi opsi bagi Pep untuk melengkapi barisan depan City. Menit bermain tentunya akan sangat bermanfaat untuk mengasah ketajamannya. Walaupun Pep mengkonfirmasi bahwa tidak menutup kemungkinan bagi Aguero, yang terkena larangan pertandingan di beberapa partai Liga Inggris, untuk kembali mengisi slot lini depan.
MANFAATKAN PELUANG
Pada pertandingan pertama, City mampu mendominasi permainan walaupun tertiggal tiga kali sepanjang laga, terutama di 20 menit terakhir pertandingan.
City terlihat kewalahan saat di lini belakang terutama saat mengantisipasi umpan silang ke kotak penalti, dua dari tiga gol Celtic berawal dari skema ini. Pergerakan Tierney dan Scott Sinclair banyak merepotkan sisi kanan pertahanan City.
Namun di sisi lain justru pergerakan Tierney inilah yang banyak meninggalkan celah pertahanan Celtic. Inilah yang harus kembali dimanfaatkan City, seperti yang kerap kali dimanfaatkan Sterling di laga pertama, terutama saat mencetak gol kedua City.
City juga harus berusaha semaksimal mungkin untuk mengkonversi peluang yang tercipta, saat melawan Celtic di laga pertama, City tercatat mampu melepaskan sembilan kali tembakan ke gawang, tiga kali lebih banyak ketimbang Celtic di laga itu, namun tim tuan rumah justru mampu lebih efisien dalam mencetak gol. Sama halnya saat laga terakhir melawan Chelsea akhir pekan lalu dan hal tersebut terbukti menjadi batu sandungan.
Tentu hal ini sudah ada di benak Pep untuk kembali mengasah ketajaman lini depannya agar lebih efisien dan bisa memetik hasil yang maksimal di duel Britania Raya ini.