Hull layaknya singa yang terluka, terpuruk di dasar klasemen Premier League setelah hanya meraih satu hasil imbang dalam empat laga terakhir mereka. Sementara itu anak asuh Pep Guardiola perlahan tapi pasti kembali menemukan permainan mereka seperti ketika mencatatkan 10 kemenangan beruntun di awal musim ini.
Tren 3 bek
Premier League tengah dilanda demam skema tiga bek musim ini. Bukan hanya sekedar memasang tiga bek di jantung pertahanan, tetapi lebih tepatnya tiga bek dengan tambahan dua wing-back di kedua sisi yang siap membantu fase menyerang maupun menjadi ekstra bek saat tim tengah bertahan. Chelsea menemukan kembali performa mereka setelah berubah ke formasi ini, Walter Mazzari juga menerapkannya di Watford dan terakhir Alan Pardew kehilangan pekerjaannya setelah mencoba skema ini di beberapa laga terakhir Crystal Palace dan tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Uniknya Mike Phelan juga mengadopsi gaya ini. Dengan menjadikan Curtis Davies sebagai komando lini pertahanan, ia menerapkan formasi tiga bek plus dua wing-back dalam beberapa laga terakhir Hull.
Sebaliknya Pep kembali menemukan kesolidan lini pertahanan dengan kembali ke formasi empat bek. Sulit melihat Pep merubah pasangan Kolarov-Otamendi yang bekerja sangat baik di jantung pertahanan dalam dua laga terakhir.
Kembalinya Ferna
Pemain favorit Guardiola. Pep bahkan pernah berkata andai saja dirinya memiliki 11 Fernandinho di dalam timnya, maka ia akan menjuarai liga.
Ini menunjukkan betapa krusialnya peran Fernandinho dalam skema permainan Pep. Kembalinya Ferna memungkinkan dua bek sayap City maju hingga ke tengah, karena Ferna akan bermain di daerah antara dua bek sejajar dengan lini tengah. Ferna akan menjadi jarring pengaman tim ketika menghadapi serangan balik, belum lagi gelandang asal Brasil ini juga kerap maju ke depan dalam memulai serangan balik.
False nine lagi?
Ya, sayangnya Kun Aguero belum bisa tampil di laga ini karena masih harus menjalani hukuman larangan bermain akibat kartu merah yang ia terima ketika melawan Chelsea. Itu berarti kemungkinan besar Pep akan kembali memainkan false nine di timnya. Nolito mengemban peran ini saat City menaklukkan Watford, sementara De Bruyne dan Sterling bergantian tampil di posisi tersebut ketika mengalahkan Arsenal.
Menarik dinanti siapa yang akan mengisi posisi ini kontra Hull nanti, atau justru Pep akan memasang striker murni dalam diri Kelechi Iheanacho semenjak menit pertama.
Pemain kunci
City: Kevin De Bruyne
Tujuh peluang dan satu assist ia ciptakan ketika melawan Arsenal – dan Kevin masih memimpin daftar raja assist Premier League sementara ini, apalagi yang bisa dikatakan tentangnya? Fleksibilitas juga menjadi faktor keunggulan pemain ini karena ia bisa ditempatkan di posisi manapun di lini depan, mulai dari sayap kiri, kanan, posisi no.10 hingga false nine telah dimainkannya pada musim ini.
Bersama Kevin dan El Mago di tim, hanya soal waktu bagi City membuat peluang bersih – dan jika para striker mampu memanfaatkannya, tiga angka hampir pasti menjadi milik kita.
Hull: Tom Huddlestone
Gelandang asli Inggris ini punya pengalaman segudang berkompetisi di Premier League. Dari 17 laga yang dimainkan sejauh ini, Tom telah tampil sebanyak 14 kali, berada di lapangan selama 886 menit serta mencatatkan akurasi umpan sebesar 80,9%.
Gaya permainannya sangat eksplosif, agresif dengan stamina seakan tiada habisnya. Ia akan berhadapan langsung dengan Fernandinho di laga ini, dan menarik disimak siapa yang akan memenangkan pertarungan di lini tengah.
Prediksi mimin…
Dengan materi pemain yang dimiliki Pep dan penampilan tim yang sudah kembali ‘normal’ sulit melihat the Blues tergelincir di KCOM Stadium Selasa dini hari nanti. Tapi satu hal yang pasti, jika City mampu mencuri tiga angka itu tidak akan dipetik dengan mudah…