Dua tim dengan perolehan gol terbanyak di Liga Primer Inggris hingga pertengahan musim ini akan saling bentrok di Anfield akhir pekan ini.
Adu ‘gegenpressing’
Secara statistik, rekor pertemuan keduanya cukup berimbang (4M, 4K) begitupun gaya permainan dari kedua pelatih. Merebut bola secepatnya dari penguasaan lawan adalah kunci permainan Pep sejak ia menukangi dua tim sebelumnya. Saat ia di Jerman gaya permainan ini disebut ‘gegenpressing’ yang pada saat itu juga digunakan oleh seterunya, Jurgen Klopp.
Mobilitas penyerang dan para gelandang serang dalam formasi 4-2-3-1 atau 4-1-4-1 adalah kunci kesuksesan dalam mengganggu pemain belakang lawan agar tidak nyaman menguasai bola. Sementara Yaya dan Ferna di lini tengah menjadi tembok kokoh di lini ketiga untuk membantu skema pressing tinggi berjalan dengan semestinya.
Di sisi lain, Firmino, Mane dan Lallana juga sukses menjadi motor pergerakan Liverpool di skema 4-3-3. Kecepatan dan stamina ketiga pemain ini menjadi andalan bagi Liverpool saat mengepung pertahanan lawan.
Klopp mengutarakan dalam konferensi persnya pada kamis (29/12) bahwa kedua tim memiliki kelebihan di serangan balik dan penguasaan bola oleh karena itu semua bergantung pada bagaimana mereka mampu menjaga pertahanannya.
Seperti yang kita ketahui Pep telah menemukan ramuan dalam mengakhiri krisis pertahanan yang dialaminya saat melawan Chelsea dan Leicester, hasilnya pun cukup memuaskan, dua clean sheet ia dapatkan dari tiga laga terakhirnya. Dan City pun menjelma menjadi tim yang paling sedikit kebobolan dari skema bola mati di liga sejauh ini.
Kembalinya Aguero
Top skor sementara City ini menjadi andalan Pep sejak awal musim dan kehilangannya di empat laga terakhir cukup membuat Pep kesulitan meramu lini depannya.
Kembalinya Aguero tentu memberikan angin segar bagi Pep dalam memecah kebuntuan di sepertiga akhir lapangan. Kemungkinan besar ia akan di plot sebagai penyerang tunggal dalam skema 4-2-3-1 jika diturunkan dan mengembalikan Kevin De Bruyne ke posisi alaminya yaitu no.10.
Kehadirannya tidak hanya menambah daya gedor di lini depan tapi juga menumbuhkan kepercayaan diri pemain lainnya, apalagi tim yang dihadapinya kali ini adalah rival serius menuju tangga juara.
Pemain Kunci
City: Aguero
Kembalinya Aguero dari masa larangan bermain menjadi akhir dari penantian lini depan City yang belakangan ini dihuni oleh para gelandang.
Tidak ada yang meragukan ketajamannya di depan gawang lawan. 10 gol telah ia ciptakan di Liga Primer Inggris musim ini dan koleksi empat golnya ke gawang Liverpool dari beberapa pertemuan sebelumnya tentunya menjadi tambahan motivasi bagi Aguero di pertandingan nanti, apalagi ia masih mencari gol pertamanya di Anfield.
Liverpool: Lallana
Gelandang serba bisa tim nasional Inggris ini menjadi pemain paling kontributif di Liga Primer Inggris sejauh ini dengan torehan tujuh gol dan enam assistnya.
Ia juga menciptakan satu gol dan satu assist saat Liverpool terakhir bertemu City di Anfield musim lalu. Rekor ini tentunya menjadi catatan khusus bagi Pep untuk lebih mewaspadai Lallana di laga nanti.
Prediksi mimin
Walaupun Liverpool cukup dominan atas City di Anfield, bukan berarti laga ujung tahun nanti akan berjalan mudah bagi the Reds.
Sebaliknya, City akan mencari kembali kemenangan yang pernah diraihnya pada 2003. Kembalinya Aguero dan konsistennya penampilan tim dalam beberapa pekan terakhir akan menjadi nilai tambah jelang laga ini.
Satu gol dari Aguero dan kemenangan bagi City akan menjadi kado yang manis di tahun baru.