Nasri mengakui bahwa dukungan fans City membuatnya tetap positif di masa-masa sulit penyembuhan cederanya.
“Saya mendapat banyak pesan menyenangkan dari fans City lewat Twitter dan Instagram, saya sangat menghargainya,” kata Samir.
“Para suporter begitu fantastis kepada saya, begitu pula saat saya menyaksikan pertandingan langsung, mereka mendoakan saya cepat sembuh dan jika kita seri atau kalah, saya mendapat kata-kata lebih menyenangkan seperti ‘kami merindukanmu’ dan hal-hal seperti itu. Ini membuat saya merasa masih diinginkan.
“Saya percaya kepada Tuhan dan semua terjadi karena suatu alasan. Begitu banyak hal terjadi disaat bersamaan menimpa saya, lalu saya berkata kepada diri sendiri, ‘Ok, tetap tenang. Saya tidak akan menjadi depresi karenanya – hal seperti ini (cedera) terjadi dalam sepakbola, jadi saya akan bekerja keras untuk segera kembali agar bisa berada diantara rekan-rekan saya’. Begitulah saya menyikapi hal ini.
Saya kembali bertemu rekan-rekan saya untuk pertama kalinya setelah tujuh minggu, tetapi saya masih butuh istirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarga dan orang-orang yang dekat dengan saya, semenjak saya kembali di klub semua hal berjalan hebat
...Nasri #8...
Nasri tak sabar menanti untuk dapat bermain disamping dua rekan barunya yakni Raheem Sterling dan De Bruyne, ia baru bermain sekali bersama keduanya musim ini.
“Saya memiliki hubungan spesial dengan David dan Yaya di tengah lapangan karena kami suka bermain dengan teknik tinggi dan telah bersama selama bertahun-tahun.
“Kevin dan Raheem membawa kualitas lebih ke dalam tim dan saya tak sabar bermain disamping mereka. Saya tahu Raheem lebih dekat daripada Kevin karena ia datang sedikit lebih awal. Raheem berkata saya harus segera kembali untuk bermain tiki-taka bersamanya.”
Nasri juga bertekad menutup karirnya di City.
“Klub ini melakukan segala upaya untuk menjadi tim paling dominan di dunia. Kami punya pemilik yang ambisius yang mencoba memperbaiki tim dan fasilitas klub setiap tahunnya.
“Saya punya hubungan hebat dengan Chairman klub. Ada banyak hal menyenangkan terjadi disini. Dalam sepakbola tidak ada yang pasti, tetapi akan menjadi sebuah kehormatan bisa menutup karir di City.”