Prancis mengawali laga dengan brilian dimana Dimitri Payet dan Antoine Griezmann nyaris membuka skor, tetapi Portugal bertahan dengan sangat dalam.
Sundulan Griezmann menyambut umpan Payet masih bisa ditepis oleh Rui Patricio, tetapi perhatian utama terjadi pada menit ke-19 setelah Cristiano Ronaldo terkapar di lapangan akibat terjangan Dimitri Payet.
Ronaldo terpaksa meninggalkan laga dengan air mata, meskipun ia kembali memaksa bermain, akhirnya ia tak mampu melanjutkan pertandingan dan benar-benar keluar lapangan tujuh menit berselang.
Setelah itu laga berlangsung cukup membosankan karena kedua tim bermain sangat hati-hati.
Permainan Prancis lebih hidup setelah Payet digantikan oleh Kingsley Coman, umpan pemain sayap Bayern Munich itu berhasil menemui Griezmann di kotak penalti tetapi sundulannya melenceng begitu tipis dari mistar gawang pada menit ke-66.
Nani melancarkan serangan balasan tetapi tembakannya mampu diantisipasi oleh Hugo Lloris.
Peluang berikutnya diciptakan oleh Moussa Sissoko yang bermain impresif, tembakannya dari jarak 25 yard berhasil diselamatkan Patricio.
Prancis nyaris menjadi juara andai saja tembakan Andre-Pierre Gignac pada menit ke-92 di penghujung laga tidak membentur tiang.
Skor kacamata akhirnya pecah pada babak kedua perpanjangan waktu setelah Eder berhasil lolos dari kawalan Koscielny dan melepaskan tembakan keras yang menaklukkan Lloris pada menit ke-109.
Prancis mencoba bangkit tetapi tidak mampu mencetak gol balasan.
Bacary Sagna bermain solid di partai final ini, sementara Eliquim Mangala kembali menjadi cadangan.