Tugas bisa dituntaskan
Berbicara kepada media setelah pertandingan, Manuel Pellegrini menekankan pentingnya kesabaran melawan Villa, dalam usaha mereka membongkar pertahanan berlapis the Villans.
Tuan rumah akhirnya membuka keunggulan tiga menit setelah turun minum, setelah gol pertama tercipta banjir gol pun tak terhindarkan.
Sebelum laga dimulai, banyak pihak memprediksi the Blues akan pesta gol ke gawang tim yang sedang berjuang untuk selamat dari degradasi itu. Tetapi skor kacamata yang tercipta di babak pertama memberikan rasa frustrasi di kubu City. Begitu gol pertama tercipta, tak ada keraguan lagi bahwa City akan membawa pulang tiga angka.
Masih dalam perburuan
City memperkecil jarak dengan Tottanham dan Arsenal, yang berbagi satu angka di derby London.
Kemenangan the Foxes di Vicarage Road membuat mereka berjarak 10 angka dari tim asuhan Pellegrini – kendati City masih punya satu laga ekstra di tangan.
City tidak akan menyerah memburu gelar. Sang bos percaya bahwa para pesaing gelar akan kehilangan poin, serta menekankan pentingnya faktor pengalaman dalam perburuan gelar juara.
Kemenangan ini diharapkan menjadi awal performa positif City menuju perburuan gelar juara.
Dua gol pun cukup
Kita tak perlu menjelaskan betapa pentingnya peran Sergio Aguero untuk klub ini.
Memang penampilan Kun melawan Villa bukannya tanpa cacat, kegagalannya mengeksekusi penalti membuat peluangnya menciptakan hat-trick di laga ini padam.
Tetapi selain mencetak gol, Kun juga menciptakan satu assist. Semua orang akan setuju bahwa gol kedua Kun sangat menentukan.
Gol itu menjadi yang ke-21 baginya di musim ini (16 diantaranya dibuat di ajang Premier League). Jika Anda mempertimbangkan banyaknya laga yang dilewatkannya di awal musim karena cedera, torehan yang dibuatnya sungguh impresif.
Men of the Match
Kun terpilih sebagai man of the match lewat aplikasi City Matchday – tetapi sejujurnya beberapa bintang City juga pantas mendapatkan gelar tersebut.
Manchester Evening News menjelaskan bahwa penampilan Silva melawan Villa merupakan ‘salah satu penampilan terbaiknya di musim ini’.
Assist yang dibuatnya melengkapi jumah 10 assist yang dicetaknya di Premier League tahun ini dan Opta menjelaskan itu merupakan assist yang ke-55 semenjak kedatangannya ke Liga Inggris.
Senada dengan rekan setimnya, gol yang dibuat Yaya merupakan gol ke-49 dalam lima musim ia berada di Liga Inggris – sebuah catatan yang sulit disamai oleh pemain tengah lainnya di Premier League.
Jika kedua ‘pilar’ City ini kembali ke performa terbaik mereka, akan menjadi dorongan besar dalam perburuan gelar juara tim biru langit.