Sang manajer begitu terkesan dengan pemulihan kondisi skuad City setelah kemenangan atas wakil Jerman di Liga Champions.
Ia berkata: “Hal terpenting adalah kami menang hanya beberapa hari setelah pertandingan Liga Champions. Liga Champions sangat berat secara mental, jadi bisa pulih dari itu merupakan sesuatu yang membuat saya bahagia.
“Kualitas pemain kami membuat perbedaan. Saya sangat bahagia karena saya tahu kualitas tim yang harus kami kalahkan, dan King merupakan striker yang berkualitas. Saya bahagia karena orang-orang akan bangga melihat pemain terkenal berlari tanpa bola.”
Guardiola juga memuji kualitas Kevin De Bruyne. Sang gelandang Belgia itu mencetak satu gol dan satu assist serta terpilih sebagai Man of the Match di pertandingan ini.
“Kevin adalah pemain yang spesial. Tanpa bola ia seorang pejuang dan dengan bola ia punya ide yang jelas, ia bisa melihat segalanya. Setiap kali ia memutuskan pilihan yang benar dan kami sangat beruntung memilikinya. Semoga ia bisa terus memainkan sepakbola yang luar biasa.
“Tentu ia merupakan salah satu pemain terbaik, tak ada keraguan. Tetapi untuk mendapatkan hadiah akan bergantung kepada tim yang menjuarai gelar.
Vincent Kompany masuk ke dalam daftar skuad untuk pertama kalinya musim ini, tetapi Pep lebih memilih John Stones yang diturunkan pada babak kedua.
Pep menjelaskan: “Mungkin Vincent bisa tampil 15/20 menit tetapi dengan banyaknya laga penting yang dimainkan Nico dan kartu kuning yang didapatnya, Saya memutuskan Stones yang harus bermain lima menit setelah babak kedua berjalan.
Ini juga merupakan hari tak terlupakan bagi pemain muda Aleix Garcia, sang gelandang Spanyol itu masuk menggantikan De Bruyne untuk membuat debutnya di Premier League.
“Ia merupakan gelandang bertahan yang hebat dan tidak merasa tertekan. Tetapi ia masih muda dan ia tahu apa yang harus diperbaikinya,” kata Pep.