Sepuluh kemenangan dari sepuluh pertandingan...Kereta City melaju dengan kencang!

Jurnalis klub @markbooth_mcfc memilih lima hal yang bisa kita pelajari dari kemenangan 3-1 atas Swasea.

1. Cubit Dirimu

City telah memenangkan enam pertandingan pembuka untuk pertama kalinya di kasta tertinggi sepakbola Inggris.

Hanya sekali prestasi serupa terukir dalam sejarah Premier League (Carlo Ancelotti bersama Chelsea).

Jika City mampu mengalahkan Celtic dan Spurs, Pep Guardiola akan membuat rekor baru klub untuk kategori kemenangan beruntun (12)…dalam 12 laga pertamanya.

2. Kemenangan Susah Payah

Swansea memberikan perlawanan tersulit kepada anak asuh Guardiola sejauh ini.

Saat skor masih imbang 1-1, hingga hadiah penalti diberikan karena wajah Kevin De Bruyne dipukul, seakan-akan laga akan berakhir imbang.

Gol ketiga dalam pertandingan ini sangat krusial karena memaksa tuan rumah bermain terbuka, membuat the Blues mampu melancarkan serangan balik. Raheem Sterling memastikan tiga angka lewat aksi individunya.

Tantangan lebih berat akan menanti City, tetapi lihatlah statistik ini: Pada musim 2016/17 City mengumpulkan 10 angka lebih banyak dibanding musim lalu.

3. Pergantian yang Menentukan

Untuk pertama kalinya City memainkan Ilkay Gundogan, David Silva, De Bruyne, Sterling dan Sergio Aguero secara bersamaan. Bisa disimpulkan kombinasi kelimanya tidak berjalan baik di babak pertama.

De Bruyne kesulitan mempengaruhi permainan dari sayap kanan, Pep melakukan pergantian di babak kedua dengan menariknya sebagai gelandang serang di belakang Aguero, serta merubah posisi Gundogan yang di babak pertama beroperasi sebagai ‘double pivot’ bersama Fernandinho menjadi lebih ke depan.

Pergantian ini berdampak cepat dalam jalannya laga,  De Bruyne langsung mendapatkan hadiah penalti karena pergerakannya dari tengah ke kotak penalti. City bisa saja menang lebih besar andai beberapa serangan balik bisa dikonversi menjadi gol.

4. Selamat Datang Kembali

Ia seperti tidak pernah pergi…

Aguero terpilih sebagai Man of the Match dalam aplikasi CityMatchday setelah mencetak gol pertamanya di Liberty Stadium.

Setelah mendapatkan larangan bermain sebanyak tiga pertandingan, Aguero terlihat tajam dan kejam di depan gawang. Ia mendemonstrasikan insting predatornya saat ia membuka gol pertama dan mencetak gol penalti dengan cara panenka untuk kembali membawa City unggul.

Penampilan ini membuat Kun telah mencetak 28 gol dari 27 penampilan Premier League, dan mencetak 11 gol dari enam penampilan pada musim ini – Kun juga telah mencatatkan 100 kemenangan di Premier League.

5. Satu Berita Negatif

Pep merasa De Bruyne tidak bisa turun untuk laga Liga Champions kontra Celtic setelah pemain bernomor punggung 17 itu harus meninggalkan lapangan dan mendapatkan perawatan dari tim medis di laga melawan Swansea.

Itu merupakan satu-satunya catatan hitam City pada laga itu, sekarang kita hanya bisa menunggu hasil pemeriksaan dokter terkait kondisi gelandang Belgia itu.

Berita bahagia datang dari Nolito, larangan bermainnya tidak berlaku di kompetisi Eropa, jadi pemain tim nasional Spanyol itu bisa mengisi tempat yang ditinggalkan De Bruyne Kamis (29/09) dini hari nanti.