quote linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Fokus: Gabriel Jesus v Cherries

Kemenangan 2-1 Manchester City atas Bournemouth memperpanjang catatan tak terkalahkan dan jurnalis Klub Rob Pollard melihat lebih dekat penampilan Gabriel Jesus di Vitality Stadium.

Kemenangan City atas Bournemouth, yang dipastikan lewat gol penentu dari Raheem Sterling di menit ke-97, diraih dengan skema empat bek sejajar untuk pertama kalinya di musim ini. Pep Guardiola melakukan empat perubahan pemain dari tim yang tampil melawan Everton, paling kentara adalah mencadangkan Aguero dan memainkan Gabriel Jesus sebagai striker tunggal.

Tidak mudah bermain sebagai striker tunggal, tetapi pergerakan dan kegigihan Jesus untuk turun ke bawah dan terlibat dalam membangun serangan membuatnya cocok untuk peran ini. Melawan Bournemouth, ia belum mencapai penampilan puncak, tetapi ia mampu mencetak gol penyeimbang dengan penyelesaian super dan menarik pertahanan tuan rumah ke segala arah dengan kecepatannya. Ia hampir sulit diikuti, dengan maupun tanpa bola.

Golnya tercipta lewat umpan terobosan brilian dari David Silva yang membelah pertahanan Bournemouth, tetapi penyelesaiannya – lewat cara first time – dilakukan dengan keterampilan. Itu adalah contoh teranyar betapa briliannya ia di dalam kotak penalti.

Tetapi pemain asal Brasil itu terus menunjukkan bahwa ia bukan hanya seorang rubah di dalam kotak penalti. Ia menyelesaikan 90 persen dari operannya di Vitality Stadium dan terlibat dalam permainan brilian City. Dalam video Setiap sentuhan, yang dikumpulkan oleh CityTV setelah pertandingan, menunjukkan kemampuannya di depan gawang. Ia turun cukup dalam dalam beberapa kesempatan dan mendistribusikan bola kepada para gelandang serang dibelakangnya, ia sering menunjukkan trik dengan penempatan bola yang presisi. Guardiola meminta pemainnya tidak berhenti berlari dan Jesus cocok dengan kriteria ini.

View original post

Cara ia menahan bola dan backheel yang ditunjukkannya untuk membebaskan Fernandinho di kotak penalti begitu luar biasa, begitu pula ketika ia berputar di sudut gawang pada babak kedua dan menciptakan peluang melepaskan tembakan. Tetapi yang membuatnya menjadi aset berharga bagi tim Guardiola  adalah hasratnya untuk menekan lawan. Jesus tidak pernah membiarkan pemain Bournemouth nyaman dengan bola, begitu tuan rumah menguasai penguasaan bola, Jesus akan mengejar dan mencoba merebut bola, membuat hidup lawan menjadi sulit sepanjang waktu.

Rekornya bersama City begitu impresif. Ia telah tampil sebanyak 14 kali bagi Klub, mencetak delapan gol, dan belum pernah merasakan kekalahan. Hasil imbang melawan Everton adalah penampilan ke-12 nya di Liga Inggris dan membuatnya memecahkan catatan rekor tak terkalahkan dalam memulai karir di Premier League yang sebelumnya dipegang oleh bos City EDS yaitu Simon Davies. Tidak hanya penyerang yang bagus, ia sepertinya juga menjadi jimat keberuntungan City.

Mudah melupakan bahwa ia baru berusia 20 tahun. City memiliki potensi bintang dunia dalam dirinya.

Berita Tim Utama

Pep: Kemenangan atas Bournemouth spesial

Berita Tim Utama

Kompany: Drama gambarkan Premier League

Laporan Pertandingan

City menang dramatis atas Bournemouth