quote linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Bedah Taktik: Menang lagi, Jenderal!

COMETH THE HOUR: Nicolas Otamendi rallies the crowd, after his leveller

COMETH THE HOUR: Nicolas Otamendi rallies the crowd, after his leveller

Rasyid Hidayat mengulas kemenangan City atas West Ham.

Sudah ketiga kalinya dalam dua pekan, pasukan Pep Guardiola dipaksa tampil hingga titik nadir untuk memastikan tiga poin aman di tangan.

Melawan West Ham United, skuat yang unggul postur ini tampil 'ganas' dengan menumpuk 10 pemain di daerah pertahanan.

Tak ayal, City kesulitan untuk merangkai permainan di sepertiga akhir lapangan walaupun pada akhirnya mampu membalikkan keadaan di ujung laga.

"Mereka tidak ingin bermain. Saat kehilangan bola, tidak ada satupun yang merebutnya. Mereka hanya bertahan dengan 10 pemain." tambal Guardiola.

Walaupun sempat tertinggal, the Blues mampu membalikkan keadaan untuk meraih kemenangan. Berikut faktor pendukungnya:

TAK PANDANG BULU

Pep dihadapkan dengan dilema suspensi yang berpeluang menerpa beberapa pemain kuncinya. Namun, tiga poin wajib di genggam sebelum melawat ke Old Trafford pekan depan.

Pep harus sedikit ambil resiko dengan menurunkan pemain kunci melawan yang terancam suspensi di laga ini, Leroy Sane contohnya.

Kendati diragukan tampil karena berada di ambang akumulasi kartu kuning, ia justru tampil dari awal dan bermain 90 menit lebih di laga ini.

Cara Pep memandang setiap tim dan memperlakukan setiap laga tergambar di permainan mereka sejauh ini.

Gigih, tak mau kalah, dan tak pandang bulu.

Baginya, tidak laga mudah, tidak ada tim lemah, tidak ada skuat jelek.

West Ham United atau Manchester United sama saja, sama pentingnya.

PANGGUNG SANG JENDERAL

Di sela absennya John Stones dan Vincent Kompany, Nicolas Otamendi membuktikan julukan jenderal yang disematkan kepadanya tidak ada salahnya.

Sepanjang laga, ia menjadi pemimpin baik di pertahanan sendiri maupun depan gawang lawan.

Statistik tidak berbohong, empat kali tekelnya mendarat bersih di bola yang dikuasai lawan, akurasi umpannya mencapai 90% dengan 98 kali sentuhan.

Peta jelajahnya cukup mencengangkan, persentase keberadaannya di daerah pertahanan sama besar dengan keberadaannya di daerah lawan.

Dan sebuah golnya menjadi pemanis atas catatan impresifnya di lapangan.

MAAF, POG!

Derby Manchester tidak kurang dari satu pekan lagi, namun atmosfernya sudah terasa jauh-jauh hari. 

Harapan Pogba soal cedera punggawa the Blues hingga saat ini masih sebatas angan-angan, alih-alih cedera, skuat the Blues kini semakin 'pulih'.

Kompany yang cedera dua bulan telah kembali, Gundogan yang absen hampir satu tahun kembali mengisi skuat utama, sementara Benjamin Mendy - lihat saja selebrasinya saat merayakan gol Sterling - bahkan tak tampak seperti orang yang tengah kesakitan.

Secara mental, semua pemain telah kembali dari cederanya.

Jadi, mohon maaf Pog, doamu belum terkabul!

 

Berita Tim Utama

Pep: Kami tak pernah berhenti percaya

THE BOSS: Pep Guardiola delivers instructions

Guardiola mengakui bahwa ia lebih memilih untuk memenangkan laga lebih awal ketimbang menunggu kemenangan hingga di penghujung laga.

Pep: Kami tak pernah berhenti percaya

Berita Tim Utama

Delph: Kemenangan buah kesabaran kami

Laporan Pertandingan

Gol Silva bawa City catat 20 kemenangan beruntun