Leroy Sane dan Kevin De Bruyne membawa City unggul dua gol sebelum Dele Alli dan Son Heung-Min menyelamatkan satu angka untuk tim tamu.
Gol Spurs datang dari dua tembakan ke gawang mereka, membuat Guardiola merasakan kekecewaan yang tidak asing.
Guardiola mengatakan: “Kami bermain luar biasa – ini adalah laga deja vu.
“Itu sama seperti Chelsea – kami menciptakan banyak peluang namun kami juga banyak kehilanganya. Itu terjadi ketika melawan Everton di kandang, itu terjadi ketika melawan Chelsea. Para pemain bermain dengan hati namun kami tidak menang.”
Guardiola ditanya soal permintaan penalti yang tidak diberikan usai Kyle Walker mendorong Raheem Sterling.
Ia menambahkan: “Itu tidak masalah, kami memiliki argumen yang sama saat melawan Chelsea namun kami kalah karena kami kehilangan banyak peluang. Ketika Anda mencetak gol, wasit tidak tidak menjadi masalah, disini peraturan adalah peraturan.”
BERAKSI: Nicolas Otamendi mencoba menghantikan Delli Alli
Bos Katalan tersebut menambahkan: “Kecuali satu atau dua laga kami menampilkan performa yang baik musim ini. Tottenham – mereka adalah tim yang brilian. Kami mampu membuat penampilan yang bagus dan karena itulah saya sangat senang.... mungkin di masa depan, laga seperti ini akan membuat klub ini semakin kuat.”
Penyerang baru Gabriel Jesus membuat debutnya sebagai pemain pengganti di babak kedua dan mampu mencetak gol, walaupun dianulir karena offside.
Ia terlihat sangat hidup di waktu yang singkat, begitupun Sane, pemain internasional Jerman ini berpenampilan bagus sepanjang laga.
“Jesus memiliki talenta namun ia tidak bisa melakukan itu sendirian, kami harus mencetak gol dan kami tidak mampu melakukanya, ketika hal ini terjadi, mustahil untuk menang,” Kata Guardiola.
“Saya sangat senang terhadap penampilan Leroy dan itu tidak mudah untuk datang dan bermain disini, ia mengalami cedera, saya mendorongnya untuk mempertahankan level tersebut, ia memiliki kualitas spesial untuk kami, saya sangat senang untuknya.”