quote linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

50 tahun Pemain Terbaik Tahunan MCFC: Bagian 1

David Silva menjadi pemain ke-50 City yang memenangkan gelar MCFC Player of the Year bulan lalu.

Semenjak akhir musim 1966-67, suporter telah memilih pemain yang menurut mereka pantas mendapatkan pengakuan atas performa mereka sepanjang musim.

David Silva memenangkan penghargaan pertamanya setelah tujuh tahun mengabdi di Etihad, setelah musim yang luar biasa dibawah Pep Guardiola, dimana ‘El Mago’ mencetak empat gol dan menciptakan tujuh assist di Premier League.

Sang pemain Spanyol itu bergabung dengan deretan bintang yang memenangkan penghargaan bergengsi itu – inilah sepuluh pemain pertama yang memenangkannya, bertepatan dengan perayaan setengah abad bergulirnya penghargaan tersebut.

1966/67: Tony Book

Tony Brook tetap menjadi kapten City yang paling dihormati di masanya – kapten City saat ini Vincent Kompany, hanya butuh satu trofi lagi untuk menyamai rekor enam trofi Brook.

Bek kanan kelahiran Inggris itu menjadi pemain pertama yang menerima penghargaan setelah debut impresifnya bersama City, manajer Joe Mercer mendatangkannya dari Plymouth Argyle dengan mahar £17,000.

Ia membuat debutnya di partai pembuka musim 1966/67 melawan Southampton dan hanya melewatkan satu laga di musim tersebut.

Usahanya membuatnya dipercaya mengenakan ban kapten pada musim 1967/68, setelah kepergian Johnny Crossan ke Middlesbrough.

Book bermain lebih baik di musim berikutnya, memainkan setiap laga di musim itu dimana City mencetak rekor dengan menjuarai gelar Divisi Satu untuk pertama kali.

1967/68: Colin Bell

Perdebatan tentang siapa pemain terbaik City sepanjang masa kerap menjadi topik pembicaraan.

Banyak yang percaya jawabannya adalah pria ini. Colin Bell dinilai sebagai salah satu pemain tengah terbaik Inggris, karena permainan tak kenal lelah dan energi box-to-box serta kelebihan atletisme yang dimilikinya.

Bell didatangkan dari Bury di tahun 1966 dan memainkan peran penting membantu City menjuarai Divisi Satu tahun 1968 untuk pertama kali, di musim itu ia juga mendapatkan cap pertamanya untuk timnas Inggris melawan Swedia.

Bell membuat hampir 500 penampilan bagi the Blues, mencetak 153 gol dan 48 caps bagi timnas Inggris selama 13 tahun membela City.

Warisannya terus hidup di City dimana klub menamai stand barat Etihad Stadium dengan namanya sebagai penghargaan di tahun 2004.

1968/69: Glyn Pardoe

Glyn Pardoe tetap menjadi pemain termuda City yang membuat debutnya ketika melawan Birmingham bulan April 1962, saat berusia 15 tahun 314 hari.

Pemain Inggris serba bisa itu mampu bermain di beberapa posisi – memulai sebagai pemain depan sebelum akhirnya menjadi full-back di tahun 1996 hingga akhir karirnya.

Pardoe tampil di setiap laga dalam perjalanan historis City di ajang FA Cup 1969, dimana mereka menghadapi Leicester City dan menang 1-0 di Wembley.

Sering disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, usaha Pardoe dihargai oleh fans City setelah musim yang solid.

1969/1970: Francis Lee

Francis Lee adalah mesin pencetak gol bagi the Blues, dengan torehan 148 gol.

Lee adalah topskor di musim 1969/70, sebuah prestasi yang mampu ia ulangi dalam empat musim beruntun.

Gol-gol Lee adalah kunci dalam periode dimana City mengklaim gelar liga tahun 1968, termasuk gol vitalnya di laga pamungkas saat mengalahkan Newcastle 4-3 sekaligus memastikan gelar liga.

Lee mewakili Inggris dalam Piala Dunia 1970 di Meksiko dan menjadi pemain Inggris pertama yang menerima kartu di Piala Dunia.

Penalti menjadi hal yang biasa untuk Lee – dengan julukan ‘Lee Won Pen’ melekat kepadanya setelah musim 1971-72 dimana ia mencetak 15 gol dari titik putih.

1970/1971: Mike Doyle

Lahir dan dibesarkan di Manchester, Mike Doyle membuat lebih dari 565 penampilan bagi the Blues.

Ia merupakan figur ikonik di mata suporter karena hasrat luar biasanya bagi klub dan dipilih sebagai pemain paling keras sepanjang masa dalam majalah resmi klub.

Ia menjadi pahlawan di partai final Piala Liga 1970 melawan West Bromwich Albion dan menjadi kapten the Blues di partai final 1976 saat menjadi juara setelah mengalahkan Newcastle United.

1971/72 & 1972/73: Mike Summerbee

Salah satu pemain City paling populer sepanjang masa, Mike Summerbee adalah pemain pertama yang memenangkan penghargaan ini dua musim beruntung – sebuah prestasi yang tidak bisa disamai sebelum Georgi Kinkladze melakukannya di pertengahan tahun 1990an.

Summerbee bermain sebagai penyerang dan sayap kanan selama karirnya di City, ia percaya bahwa pertahanan harus dimulai dari depan.

1973/1974: Mike Doyle

Doyle menjuarai gelar MCFC Player of the Year keduanya di musim 73/74 – musim dimana Tony Book mengambil alih tim sebagai manajer.

Meskipun the Blues tidak memenangkan trofi musim itu, Doyle adalah figur inspirasional sepanjang periode penuh guncangan bagi klub dan usahanya sekali lagi dihargai oleh suporter.

1974-1975: Alan Oakes

Dengan jumlah penampilan mendekati 700 bersama the Blues, menjawab konsistensi kehebatan Alan Oakes dimana ia memenangkan gelar Player of the Year pertamanya di musim ke-16 nya bersama City.

Oakes bergabung dengan City sebagai pemain amatir tahun 1958 sebelum menjadi pemain pro semusim berselang.

Ia merupakan seorang bek tengah berkelas yang dingin dan tenang saat membawa bola, dan Oakes dipuji karena profesionalismenya oleh manajer Liverpool Bill Shankly yang menggambarkannya sebagai “pemain profesional yang harus dicontoh oleh pemain muda”.

Berita Tim Utama

Gabriel Jesus: Statistik 2016/17

Berita Tim Utama

Bernardo Silva sepakat gabung Manchester City

Berita Tim Utama

Ederson Moraes: 10 fakta kunci