quote linkedin dugout

First Team News

Video 1 Galeri

50 tahun pemain terbaik tahunan MCFC: Bagian 5

ELATION: Yaya Toure jumps for joy, following his cool finish for City's third

ELATION: Yaya Toure jumps for joy, following his cool finish for City's third

Diperkenalkan pada 1967, MCFC Player of the Year merayakan ulang tahunnya yang ke-50.

Di bagian kelima, kami akan membawa Anda ke masa terkini dan kami memulai dengan pemain Irlandia yang menorehkan rekor dunia.

2005-06, 2006-07, 2007-08: Richard Dunne

Memenangkan penghargaan untuk pertama kali pada 2005, Richard Dunne menjadi pemain pertama City yang memenangkan empat gelar.

Sang bek tengah merupakan tetap konsisten di periode sulit City. Ia kuat, besar, cepat dan sempurna dengan bola.

Bersama Sylvain Distin, ia membentuk duet hebat di jantung pertahanan City.

Dunney adalah favorit fans dan mudah mengerti mengapa itu terjadi.

2008-09: Stephen Ireland

Stephen Ireland menginspirasi musim 2008-09 dan pantas mendapatkan Player of the Year City.

Dengan energi, kecepatan, gol dan assist, ia merupakan gelandang komplet yang level kebugarannya sangat tinggi.

City mengakhiri musim di posisi 10 dibawah asuhan Mark Hughes, dimana kegemilangan Ireland melampaui para rekrutan baru.

2009-10: Carlos Tevez

Kedatangan Carlos Tevez pada 2009 menandakan perubahan di City. Tevez membawa hasrat dan mentalitas kemenangan yang dibutuhkan dan dipandang sebagai salah satu rekrutan terpenting di era Sheikh Mansour.

Ia mencetak 29 gol dari 42 pertandingan dan dengan mudah memenangkan Player of the Year di musim perdananya

2010-11: Vincent Kompany

City mengakhiri puasa 35 tahun tanpa gelar di 2011 dengan memenangkan FA Cup, sebuah momen yang menandakan era baru kesuksesan klub.

Kapten Vincent Kompany, yang direkut hanya £6 juta tiga tahun sebelumnya berperan instrumental dalam kesuksesan tersebut.

Sang pemain Belgia tumbuh sebagai bek terbaik di sepak bola Inggris dan pemimpin di ruang ganti, dan fans City sangat mencintainya.

2011-12: Sergio Aguero

City mengamankan titel liga pertama mereka dalam 44 tahun pada 2012 dan sang pemain yang mencetak gol di masa tambahan waktu pada hari terakhir berhasil mengamankan gelar berharga tersebut.

Sergio Aguero mencetak 30 gol sepanjang musim namun tidak ada yang lebih penting ketimbang gol melawan QPR yang merebut titel dari sang tetangga Manchester United.

Itu adalah momen ikonik di sejarah Liga Primer dan momen yang tidak akan dilupakan fans City.

2012-13: Pablo Zabaleta

Musim selanjutnya adalah musim yang mengecewakan bagi City namun sebuah kebangkita bagi Pablo Zabaleta, yang muncul sebagai pilihan pertama bek kanan City.

Zabaleta konsisten di kedua sisi lapangan. Ia bertahan dan menyerang sama baiknya, dengan overlapnya yang merupakan kunci dari penyerangan City.

Namun lebih dari itu, Zabaleta adalah seorang pahlawan. Sudah sejak lama seorang pemain meraih status pahlawan namun totalitas dan komitmen Zabaleta membuatnya dicintai para supporter.

2013-14: Yaya Toure

City memenangkan Liga Primer dan Piala Liga di tahun 2013-14 yang merupakan musim terbaik City.

Dan Yaya Toure bermain brilian sepanjang musim, mencetak 24 gol dari lapangan tengah termasuk 20 gol di liga.

Hanya ada beberapa gelandang dalam sejarah Liga Primer yang mampu menyamai kualitas Yaya. Ia memainkan peran ‘dua orang’ di musim tersebut, yakni kreator dan pencetak gol.

Seorang gelandang box-to-box sejati dan jenius dalam mengolah bola, ia tidak heran adalah legenda City.

A true box-to-box midfielder and a genius with the ball at his feet, he is undoubtedly a City legend. 

2014-15: Sergio Aguero

Aguro meraih penghargaan keduanya pada 2015 usai mengoleksi 32 gol dari 42 pertandingan.

City sekali lagi tidak mampu mempertahankan titelnya namun sang pemain Argentina sedikit lagi memuncaki daftar pencetak gol terbanyak klub.

Aguero merupakan salah satu penyerang terbaik di Eropa dan konsistensinya musim itu sangatlah menakutkan.

2015-16: Kevin De Bruyne

Debut gemilang bagi Kevin De Bruyne dalam seragam City.

Selama di Bundesliga, ia telah menunjukan kemampuannya dalam menciptakan peluang sekaligus mencetak gol dan ia melakukannya lagi di Etihad.

Ia mencetak 17 gol dan 16 assist, sebuah rekor yang menunjukan ia pantas direkrut saat jendela transfer musim panas.

2016-17 David Silva

Musim debut Pep Guardiola mungkin berakhir tanpa gelar namun banyak hal positif yang bisa diambil dari musim tersebut.

Salah satunya adalah penampilan David Silva, pemain City yang paling bertalenta. Sang pemain Spanyol secara konsisten bermain brilian sejak kepindahannya di 2010 namun ia tampak menemukan jati diri baru di musim 2016-17.

Mungkin bukti paling jelas adalah City kesulitan mengalirkan bola tanpa dirinya. The Blues, tanpa keraguan, bermain lebih mulus dengan Silva.

Mengejutkannya, ini adalah penghargaan pertamanya. Dan sepertinya ini bukanlah yang terakhir. 

First Team News

Bernardo Silva bantu Portugal ke semifinal

First Team News

50 tahun Pemain Terbaik Tahunan MCFC: Bagian 4

First Team News

Bernardo Silva tampil memukau bersama Portugal

CLASS ACT: Bernardo Silva delivered a fine display in Portugal's 1-0 win over Russia this afternoon.

Bernardo Silva yang resmi bergabung dengan Manchester City dari Monaco pada 1 Juli, bermain 90 menit saat Portugal mengalahkan Rusia di Piala Konfederasi.

Bernardo Silva bermain 90 menit penuh saat Portugal kalahkan Rusia