quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Bedah Taktik: Wajah baru rasa lama

City mengawali musim baru dengan penampilan yang lebih segar, lebih tajam dan lebih menggigit. Apa saja faktor penyebabnya? @RasyidMCFC membahasnya lebih dalam.

1. Mendy oh Mendy

Hanya berbekal tujuh penampilan di Premier League musim lalu, sama sekali tidak membuat Benjamin Mendy canggung.

Bermain enerjik sepanjang laga, Mendy tampak seperti rekrutan anyar yang tampil reguler di musim sebelumnya.

Tusukannya di sektor kiri begitu mematikan, umpan silangnya akurat dan tajam, fisiknya prima, mentalnya bak baja - alhasil dua asis pun ia bukukan.

DUO: Mendy with the assist, Bernardo with the goal!

Menyisir sektor kiri lapangan bersama Raheem Sterling, Mendy menjadi momok bagi Bellerin yang kerap naik membantu serangan.

Terlebih, kehadiran Mendy akhirnya menutup lubang bek kiri yang selama ini kerap dipadupadankan - kendati Delph dan Zinchenko tampil apik mengisi perannya, namun sosok murni bek kiri tetaplah dibutuhkan.

Lupakan media sosial, kini Mendy buat sensasi di lapangan hijau.

2. Bernardo lagi, Bernardo lagi

Usai tampil apik di Piala Dunia dan pramusim, Bernardo kembali melanjutkan kegemilangannya di Premier League.

Di stadion yang sama, melawan kesebelasan yang sama, Bernardo kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Bernardo yang tampil sejak awal, bermain dominan di posisi nomor 10, ia bersama Riyad Mahrez dan Raheem Sterling menjadi trisula lini kedua yang sukses mengobrak-abrik pertahanan The Gunners.

HE GOT IT: Bernardo doubles our lead with a superb left-footed strike!

Bernardo berperan krusial dalam pressing tinggi yang diterapkan City, beberapa kali Petr Cech dan Sokratis tampak tak nyaman memainkan bola dari belakang.

Penampilannya berbuah manis di babak kedua saat serangan yang dibangun oleh Benjamin Mendy berhasil ia manfaatkan dengan tendangan setengah voli ke sudut gawang Cech.

Satu lagi penampilan epik dari Bernardo.

Dia lagi.. dia lagi..

3. Wajah baru rasa lama

Bukan, ini bukan tentang Arsenal - Ini soal formasi City dengan susunan pemain yang segar.

Kehadiran Riyad Mahrez di sektor sayap benar-benar membuat serangan City lebih bervariasi.

Gaya bermainnya tidak sama dengan Raheem Sterling atau Leroy Sane, namun begitu tidak mengurangi sensasi ancamannya.

Beberapa kali tusukan Mahrez berhasil menembus penjagaan Maitland-Niles, tendangan bebasnya di babak pertama pun hampir berbuah gol - kemampuan serba bisanya inilah yang bisa memberikan efek kejutan bagi lawan saat mereka sudah mulai membaca permainan Sane dan Sterling musim lalu.

CITY TRIO: What a first half from City!

Kehadiran duet Laporte-Stones juga menjadi tampil meyakinkan, terlebih sosok Laporte yang semakin matang setelah menjalani musim debut yang gemilang bersama The Blues.

Kehadirannya saat bola mati menjadi ancaman bagi siapapun yang dihadapinya, ia beberapa kali hampir mencetak gol lewat skema demikian.

Penampilan melawan Arsenal benar-benar terasa berbeda, kendati diisi wajah baru namun rasanya tetap sama.