Pep Guardiola percaya bahwa Gabriel Jesus akan mendapatkan keuntungan setelah keluarganya tinggal bersamanya di Inggris.

Striker asal Brasil itu mencetak bracedalam kemenangan 3-1 atas Everton – gol pertamanya sejak bulan Agustus mengakhiri puasanya paceklik gol dalam 11 pertandingan.

 

Penampilannya dianugerahi man of the match, dan setelah laga usai ia mengakui bahwa kehadiran keluarganya di Manchester menjadi dukungan besar baginya.

 

“Jauh lebih baik (ketika ia memiliki keluarganya disini),” kata sang bos.

 

“Ia tinggal sendiri, tidak punya pacar, belum menikah – jadi memiliki keluarga disini bersamanya sangat penting.

 

“Saya pikir keberadaan ibu dan keluarganya disini sangat penting.

 

“Hari ini Gabriel telah melakukan usaha yang selalu ia lakukan.

 

“Saya suka ketika mendengarnya berbicara kepada media dalam bahasa Inggris, dan itu sungguh keren. Itulah yang saya tekankan kepada para pemain, mereka harus belajar (bahasa Inggris) karena terkadang saya merasa mereka tidak mengerti saya ketika saya berbicara dalam bahasa Inggris!

 

“Penting untuk merasakan hal itu. Setiap kali ia berbicara (dalam bahasa Inggris), ia jauh lebih baik.”

 

Jesus punya hubungan dekat dengan ibunya, Vera Lucia dan selebrasi ‘telpon’ yang kerap ia praktekkan ditujukan untuk telpon yang ia buat kepada ibunya menjelang dan sesudah pertandingan.

 

“Pada akhirnya kita tidak boleh lupa bahwa para pemain hanyalah manusia biasa,” katanya.

 

“Ada banyak pemain yang bertalenta tetapi dalam performa buruk karena masalah pribadi, mungkin karena bercerai atau masalah dengan ayah dan ibu mereka.

 

“Itu sangat mempengaruhi mereka di lapangan, lebih besar dari yang diperkirakan dan terkadang kita tidak mengetahuinya.

 

“Itulah kenapa ia (Jesus) merasa tenang saat keluarganya berada disini. Saya tidak bisa berada disini (di Inggris) tanpa keluarga saya.

 

“Saya selalu merasa bahwa ia (Jesus) adalah pribadi yang baik.”