1 Bernardo brilian
City mencetak empat gol indah dan berada dalam posisi unggul menatap laga kedua – tetapi satu momen yang tak bisa dilupakan dari laga ini adalah pergerakan dan kontrol brilian Bernardo di babak kedua.
Ia merengsek membawa bola dari sisi kanan di tengah cuaca dingin Swiss, Bernardo memperhitungkan bola jatuh melewati bahunya dan menghentikan bola dengan satu sentuhan dimana jarak bola dan garis hanya satu inci! Kontrol yang sangat, sangat luar biasa.
2 Efisiensi Ilkay
Gelandang internasional Jerman itu telah tampil begitu impresif musim ini bagi City, dan sepertinya ia terus meningkatkan kualitasnya di setiap laga.
Akurasi umpannya mencapai 91,3 persen dan menjadi yang tertinggi dari deretan pemain inti yang berposisi gelandang, dan ia juga menambahkan elemen gol dalam permainannya – seperti yang ia lakukan kontra Basel. Ia merupakan pemain komplet, gol keduanya secara khusus menyita perhatian, sebuah tembakan murni yang bersarang di sudut gawang.
3 Kelas itu permanen
Ada banyak perubahan di skuat City akhir-akhir ini karena tim membutuhkan energi baru. Tetapi begitu menyenangkan melihat dua pemain paling lama membela City tampil begitu baik kontra Basel: Vincent Kompany mendominasi lini pertahanan dan Sergio Aguero mempertahankan performa luar biasanya dengan mencetak gol ke-29 nya musim ini.
Pengalaman mereka di kompetisi ini bersama City akan menjadi sangat vital dalam menentukan kesuksesan tim.
4 Mengatur menit
Setelah City unggul 4-0 di menit ke-53, Guardiola bisa mengistirahatkan Kevin De Bruyne dan Raheem Sterling saat laga memasuki waktu satu jam serta memasukkan Leroy Sane dan David Silva kembali ke lapangan.
Masih terus melaju di empat kompetisi, level manajemen skuat dan kontrol terhadap menit bermain terbukti menjadi hal yang krusial.
Dengan segera kembalinya Gabriel Jesus dan Benjamin Mendy, opsi Guardiola akan kembali terbuka.