quote feed-section sponsor-promos cf show linkedin dugout

Berita Tim Utama

Video 1 Galeri

Bedah Taktik: Simfoni The Blues di Basel

ON FIRE: Kevin De Bruyne and Bernardo Silva congratulate Sergio Agüero on his fifth goal in four days.

ON FIRE: Kevin De Bruyne and Bernardo Silva congratulate Sergio Agüero on his fifth goal in four days.

Ibarat sebuah orkestra musik, apa yang ditampilkan oleh anak asuh Guardiola juga sama-sama menghasilkan sesuatu yang indah...

Siapa saja yang berperan di dalamnya?

Komposer

Selalu ada sosok jenius di balik sebuah karya besar.

Beethoven di ‘Symphony No.9’, Leonardo Da Vinci dengan ‘Monalisa’ hingga John Lennon lewat ‘Imagine’-nya.

Dalam dunia sepak bola, Guardiola hadir dengan mahakarya-nya di lapangan hijau, ia adalah sosok yang bertanggung jawab atas kesuksesan The Blues memecahkan berbagai rekor, berada puncak klasemen Liga Inggris, hingga menginjakkan satu kaki di perempat final Liga Champions.

Bak seorang komposer yang meracik lagu agar enak didengar setiap telinga, Guardiola juga berperan meramu pemainnya agar bisa tampil sesuai harapan dan meraih kemenangan.

Kemenangan melawan FC Basel kemarin adalah karya terbarunya. Pada laga tersebut, beberapa pemain kunci kembali diturunkan, Vincent Kompany kembali menghuni jantung pertahanan, begitupun Fabian Delph dan orkestrator lapangan, David Silva, hadir di babak kedua untuk memperkaya irama permainan.

Hasilnya; “4-0 di laga tandang, itu hasil yang luar biasa,” begitu kata Guardiola.

PEP WATCH: The manager watched on as his side raced to an early lead.

Konduktor

Sebagai pemimpin orkestra, tugas seorang konduktor adalah mengatur lagu agar mengalir sesuai irama - dan di laga melawan Basel, Ilkay Gundogan-lah aktornya.

Menjadi poros di lini tengah City, Gundogan berperan mengatur aliran serangan dan menghubungkan bola antar lini. Sosok Ilkay begitu sentral, ia mengantongi 87 sentuhan, 82% umpan sukses, tiga tekel bersih, empat tembakan ke gawang serta membuka dan menutup hujan gol City ke gawang FC Basel.

City seakan tidak pernah kehabisan konduktor.

Ketika David Silva absen, Silva yang lain menggantikannya. Jika (Bernardo) Silva tak maksimal, ada Kevin De Bruyne di sana. Dan kemarin malam, Gundogan muncul ke permukaan.

Usai laga, Pep memberikan sanjungan setinggi langit kepada gelandang internasional Jerman ini.

"Gundo adalah pemain yang menakjubkan. Musim lalu kami sangat kehilangannya karena cedera. Tidak hanya golnya, tapi juga kepribadiannya, ia sungguh fantastis."

Sehingga, tidak salah jika sosok Man of the Match malam itu disematkan kepada sang konduktor, Ilkay Gundogan.

MIDFIELD MAESTRO: Raheem Sterling congratulates Ilkay Gundogan on his second goal of the night.

 

Musisi

Kehadiran komposer dan konduktor akan sia-sia ketika tidak dilengkapi oleh para musisi - ketiganya akan membentuk sebuah lagu yang indah dan enak di dengar.

Selama 93 menit laga berjalan, the Citizens berhasil mengoleksi 74% penguasaan bola dan borong empat gol tanpa kecolongan.

Instruksi Pep Guardiola dijalankan dengan baik dan bola mengalir indah dari kaki ke kaki.

Hasil ini mengindikasikan bahwa semua komponen bersatu padu di St. Jacob Park.

Jika salah satu tolak ukur keberhasilan sebuah pentas musik adalah kepuasan penontonnya.

Maka dalam sepak bola, elemennya adalah kemenangan.

Dan semalam, City berhasil mencentang kedua parameternya.

ON FIRE: Kevin De Bruyne and Bernardo Silva congratulate Sergio Agüero on his fifth goal in four days.